Puskemas Online sendiri merupakan langkah terbaru pemkot untuk memudahkan masyarakat, khususnya masyarakat miskin (maskin) dalam menikmati layanan kesehatan tanpa antrean. Dalam layanan ini, data masyarakat nantinya terekam dalam database, berikut dengan data penyakit pasien juga terekam secara online.
"Misalnya saja pasien pernah periksa di suatu puskesmas, jika suatu saat pasien tersebut periksa di puskemas lain atau rumah sakit maka data rekam medis orang tersebut bisa dilihat di di rumah sakit," tutur Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Esty Martiana ketika dihubungi detiksurabaya.com, Senin (26/11/2007) pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kartu itu juga dicantumkan password milik pasien. Password inilah yang akan digunakan untuk registrasi pada sistem online," tambahnya.
Tahun ini puskesmas yang telah tersambung secara online sebanyak 5 puskesmas. Yakni Puskesmas Jagir, Puskesmas Banyu Urip, Puskemas Balongsari, Puskesmas Medokan Ayu, Puskesmas Manukan.
Sebelumnya Pemkot Surabaya sudah memiliki lelang online dan e-budgeting, keduanya bertujuan untuk memberikan informasi transparan. Selain itu keduanya diklaim juga bisa menghemat pengeluaran hingga puluhan miliar.Β (stv/ash)