Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Habiskan Jutaan Dolar demi Awet Muda, Bos Teknologi Kena Sakit Berat

Habiskan Jutaan Dolar demi Awet Muda, Bos Teknologi Kena Sakit Berat


Fino Yurio Kristo - detikInet

Bryan Johnson
Bryan Johnson yang terobsesi awet muda. Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Bryan Johnson, pengusaha teknologi berusia 48 tahun, dikenal karena ingin mempertahankan hidup selama mungkin. Namun ia menerima kabar buruk mengenai kesehatannya.

Pekan lalu, CEO Braintree yang terobsesi dengan umur panjang tersebut mengungkap telah didiagnosis mengidap penyakit autoimun yang tidak dapat disembuhkan, yang menurutnya membuat lambungnya 'memakan' dirinya sendiri.

Namun Johnson percaya bahwa ia juga bisa menggunakan biohacking untuk mengatasi cobaan berat ini. "Saya akan mencoba dan mengatasinya. Akan saya bagikan semua prosesnya," tulisnya di X.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyakit yang menurut Johnson ia idap adalah gastritis autoimun (AIG), kondisi di mana antibodi sistem kekebalan tubuh menjadi liar dan mulai menyerang sel-sel lambung. Penyakit ini sering kali muncul tanpa gejala nyata dan dapat memicu kanker.

Johnson mengklaim menghabiskan jutaan dolar untuk kesehatan dengan mempekerjakan sepasukan dokter pribadi yang terus memantau serta membantunya melakukan intervensi kesehatan tak lazim. Ini termasuk menyuntikkan darah putranya dan memantau ereksi. Karena itu, cukup mengejutkan kondisi autoimun ini lama tak terdeteksi.

ADVERTISEMENT

Johnson menyalahkan kebiasaan tidak sehat di masa mudanya, seperti makan terlalu banyak gula serta tingkat stres tinggi di usia 20-an yang menyebabkan berat badannya naik. Ia juga pernah didiagnosis mengidap hipotiroidisme saat berusia 21 tahun, kondisi di mana kelenjar tiroid tidak melepaskan cukup hormon ke aliran darah.

Tanda bahaya mulai muncul ketika tim medisnya menyadari ia mengalami kekurangan zat besi kronis, meskipun tidak terlihat menderita anemia. Dikutip detikINET dari Futurism, tes mengonfirmasi diagnosis gastritis autoimun stadium awal.

Diagnosis ini memunculkan pertanyaan tentang kemanjuran biohacking Johnson, atau apakah gaya hidupnya yang rumit dan berfokus pada umur panjang turut berperan dalam memicu penyakitnya. Menanggapi beberapa pertanyaan tersebut, Johnson membela diri.

"Ini adalah diagnosis dari kondisi yang mulai muncul di dalam tubuh saya lebih dari 20 tahun yang lalu. Jika saya tidak merawat tubuh dengan baik selama beberapa tahun terakhir, kondisinya pasti akan jauh lebih buruk. Masalah kesehatan akan selalu muncul, sesehat apa pun seseorang," tulisnya.




(fyk/fay)






Hide Ads
LIVE