Rumor menyebar di media sosial yang mengklaim bahwa kartun Amerika Serikat, The Simpsons, telah meramal negara mana saja yang akan bertanding di final Piala Dunia 2026. Ramalan itu akhirnya meleset karena Meksiko dan Portugal, dua negara yang 'diramal' melaju ke final, sudah gugur.
Tapi benarkah The Simpsons benar-benar meramal final Piala Dunia 2026? Memang, kepercayaan bahwa The Simpsons dapat meramalkan masa depan telah menjadi semacam fenomena budaya pop.
Prediksi yang sering dikutip dan disebut berhasil meliputi ramalan tentang kepresidenan Donald Trump, akuisisi 21st Century Fox oleh Disney, dan skandal korupsi FIFA 2015. Bahkan ada unggahan viral tahun ini yang menyatakan acara tersebut telah memperingatkan tentang pulau terpidana seksual Jeffrey Epstein sejak tahun 2000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai final Piala Dunia 2026, spekulasi ini bermula dari adegan asli dalam episode tahun 1997 berjudul "The Cartridge Family" (Musim 9, Episode 5). Potongan dari episode tersebut memang memperlihatkan Meksiko bertanding melawan Portugal.
Masalahnya dikutip detikINET dari Mirror, Selasa (7/7/2026) acara tersebut sama sekali tidak menyebutkan tahun 2026 maupun Piala Dunia. Beberapa unggahan yang viral di medsos bahkan menyertakan Cristiano Ronaldo, padahal ia tidak pernah disebutkan dalam serial.
Bahkan, pertandingan yang ditampilkan dalam episode itu sebenarnya berjalan sangat lambat dan amat membosankan, yang akhirnya memicu para penonton di Springfield mengamuk dan mengubah stadion menjadi kacau balau.
Anggapan bahwa ini adalah prediksi bukan hal baru. Warganet kerap kali menggali kembali cuplikan pertandingan Meksiko melawan Portugal ini dan menyebutnya sebagai 'ramalan' setiap kali ada turnamen besar digelar.
Para pemeriksa fakta sebelumnya juga menepis klaim serupa yang sempat beredar luas selama ajang Piala Dunia 2018 dan 2022. Klaim ini kembali mendapatkan sorotan untuk tahun 2026 lantaran Meksiko kebetulan menjadi salah satu negara tuan rumah.
Meskipun klaim di atas terbukti tidak akurat, The Simpsons secara menakjubkan memang telah memprediksi berbagai kejadian di dunia nyata, mulai dari perubahan politik besar, penggabungan bisnis, hingga terobosan teknologi serta momen budaya pop. Ini termasuk terpilihnya Donald Trump sebagai presiden dan akuisisi 21st Century Fox oleh Disney.
Walaupun acara tersebut terkenal karena kemampuannya yang seolah seperti peramal, fenomena ini lebih dikaitkan dengan observasi sosial tajam, tim penulis dengan pola pikir matematis, dan hitungan probabilitas semata, mengingat serial tersebut telah tayang sangat lama dengan jumlah lebih dari 750 episode.
(fyk/fay)