Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
300 Drone Mencurigakan Dilumpuhkan di Area Piala Dunia

300 Drone Mencurigakan Dilumpuhkan di Area Piala Dunia


Fino Yurio Kristo - detikInet

Kapten Tim Nasional Meksiko Cesar Montes (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Tim Nasional Afrika Selatan Khuliso Mudau dalam laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/sgd
Stadion Piala Dunia. Foto: ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Jakarta -

Otoritas Amerika Serikat menyita lebih dari 300 drone tak berizin di lokasi-lokasi Piala Dunia sejak turnamen dimulai awal bulan ini. Di hari pertandingan, semua operasi penerbangan termasuk drone, dilarang beroperasi dalam radius sekitar 4,8 km dari stadion dan hingga ketinggian sekitar 900 meter. Pembatasan serupa berlaku untuk kawasan fan zone.

Pembatasan ini diberlakukan sebagai langkah keamanan untuk mencegah drone menjadi ancaman dan bagian dari langkah untuk mencegah potensi terorisme. Tahun lalu, Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memperkuat pertahanan AS dari serangan drone.

Tim FBI ditempatkan di sekitar stadion-stadion Piala Dunia untuk mendeteksi dan melumpuhkan drone tidak berizin. Operator yang melanggar zona larangan terbang Piala Dunia dapat menghadapi denda hingga USD 100.000, penyitaan perangkat, serta tuntutan pidana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pekan lalu di Kansas City, Missouri, delapan drone beserta alat pengendalinya disita FBI dalam operasi gabungan dengan lembaga penegak hukum lain, karena melanggar pembatasan penerbangan sementara pada acara Piala Dunia di Stadion Kansas City dan zona penggemar. Dua operator drone juga diberi surat pemberitahuan pelanggaran.

Dikutip detikINET dari BBC, jubir Transportation Security Administration (TSA) mengatakan bahwa penindakan dilakukan cepat dan proaktif bagi siapa saja yang menerbangkan drone di zona terlarang.

ADVERTISEMENT

"Pihak berwenang menerapkan pengamanan wilayah udara dan upaya mitigasi drone paling komprehensif dalam sejarah AS untuk Piala Dunia FIFA 2026, yang berujung pada penyitaan lebih dari 300 drone tak berizin hingga saat ini. Penerbangan drone tak berizin di area terlarang merupakan pelanggaran serius terhadap hukum federal," sebut mereka.

Sebelum pertandingan kedua Grup A antara Korea Selatan melawan tuan rumah Meksiko pekan lalu, militer Meksiko dilaporkan mencegat dan menjatuhkan sebuah drone tak terdaftar yang terlihat terbang di atas markas latihan Korsel di Guadalajara. Korsel dilaporkan mencurigai aksi mata-mata dari insiden tersebut.

Sebelumnya tahun 2024, timnas wanita Kanada dituduh menggunakan drone untuk memata-matai latihan Selandia Baru jelang laga pembuka Olimpiade Paris. Akibatnya, pelatih kepala Bev Priestman diberhentikan Federasi Sepak Bola Kanada dan dua anggota staf pelatih diskors, sementara tim peraih medali emas Olimpiade 2020 tersebut dikenai sanksi pengurangan enam poin.



(fyk/fyk)






Hide Ads