Demikian salah satu hal yang diumumkan dalam Internet Governance Forum di Rio de Janeiro, Brazil. Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) mengatakan beberapa negara perlu segera memiliki nama domain dengan huruf non-latin.
Seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Senin (19/11/2007), Chris Disspain, salah satu pejabat ICANN, mengatakan negara seperti Cina, Taiwan, Rusia, Arab Saudi serta beberapa negara arab lainnya termasuk dalam kelompok yang akan dipercepat. Dalam enam bulan ke depan, tutur Disspain, rencana penerapan nama domain non-latin bagi negara-negara tersebut akan dirampungkan.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa problem terkait internasionalisasi ini termasuk pemilihan huruf yang akan digunakan. Ini terutama berlaku untuk negara seperti Cina atau Jepang yang memiliki lebih dari satu set huruf. Cina, misalnya, memiliki set huruf sederhana (simplified) dan tradisional. (wsh/wsh)