Masih ada orangtua yang melaporkan anak mereka dapat masuk ke platform yang dibatasi untuk usia mereka. Padahal, pemerintah sudah membatasi media sosial dan platform anak sesuai kategori yang pas untuk usia mereka.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam acara peluncuran buku saku AKSI DIGITAL, Senin (8/6/2026), menyampaikan bahwa Indonesia memiliki jumlah anak yang salah satu paling tinggi di dunia. Total ada sekitar 70 juta anak berusia di bawah 16 tahun.
"Jadi tidak mungkin sebuah PP lahir maka dengan sendirinya masalah selesai. Pasti perlu tangan dari orang tua khususnya dan platform. Makanya kita apresiasi Youtube juga hadir di sini, berarti mereka juga sudah komit untuk sama-sama membangun anak-anak Indonesia," terang Meutya.
Angka 70 juta bukanlah angka yang kecil. Pemerintah tetap membutuhkan tangan orang tua untuk membantu agar aturan ini bisa berhasil.
"Sebagai contoh, saya kan teman orang tuanya banyak juga ya, jadi ada teman saya yang menyampaikan bahwa, "Eh, anakku usianya di bawah 16 tahun dia bikin akun bisa masuk lagi". Di satu sisi betul karena kami juga pasti langsung mengatensi ya, tapi di sisi lain, loh ibunya kok tahu dibiarin?" tuturnya.
Meutya berharap jika orang tua mendapati anak mereka bisa masuk lagi ke platform setelah di keluarkan, mereka harus turun tangan. Tidak bisa hanya sekadar mengandalkan teknologi.
Lalu, Meutya mendapat keluhan lain di mana orang tua menyampaikan bahwa anak-anaknya tantrum saat tidak diperbolehkan bermain game lagi.
"Kemudian karena anaknya tantrum disuruh ngomong langsung ke ibu menteri aja, biar ibu menteri yang jelasin. Jangan juga ya orang tuanya, tolong dibantu juga ya pemerintahnya," canda Meutya.
Bicara soal adiksi memang tidak mudah. Namun, Meutya berharap orang tua dapat mengambil andil dalam memberi pengertian ke anak mereka dengan bahasa yang bisa lebih dipahami dan dimengerti.
"Jelaskan bahwa ini bukan membatasi akses mereka terhadap hiburan, bukan membatasi akses mereka terhadap informasi, tapi menunggu mereka siap untuk hal-hal yang baik yang ada di ranah digital," pungkasnya.
Simak Video "Video Top 5: Tom Holland-Zendaya Menikah hingga Komdigi Batasi Medsos Anak"
(ask/fyk)