×
Ad

Aplikasi AI Buatan Mahasiswa Mataram Ini Bisa Jadi 'Ustadz Virtual'

Adi Fida Rahman - detikInet
Sabtu, 06 Jun 2026 11:00 WIB
Aplikasi AI Buatan Mahasiswa Mataram Ini Bisa Jadi 'Ustadz Virtual' Foto: Apple
Jakarta -

Di tengah maraknya aplikasi AI generatif, seorang mahasiswa Universitas Mataram bernama Ali An Nuur justru memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu anak-anak menghafal Al-Qur'an secara mandiri.

Lewat aplikasi bernama Nuramma, Ali menghadirkan pengalaman belajar interaktif yang memadukan AI speech recognition, gamifikasi ala Duolingo, hingga Quran Sign Language untuk anak-anak tuli.

Aplikasi tersebut bahkan berhasil mengantarkannya menjadi pemenang Swift Student Challenge 2026 dari Apple.

Cara Kerja AI di Nuramma

Fitur paling menarik dari Nuramma adalah Speech to Text Correction. Saat anak membaca ayat Al-Qur'an ke mikrofon, sistem akan mendengarkan lalu mencocokkan bacaan secara real-time.

Setiap kata yang benar akan berubah menjadi hijau, menciptakan pengalaman seperti progress bar interaktif.

"Ini meniru pengalaman murojaah, seolah-olah ada seorang ustadz virtual yang sedang menyimak bacaan mereka dengan sabar," jelas Ali kepada detikINET.

Namun membangun AI untuk bacaan Al-Qur'an ternyata jauh lebih rumit dibanding speech recognition biasa.

Bahasa Arab Qur'ani memiliki karakteristik pelafalan dan tajwid yang berbeda dari bahasa Arab modern yang umum digunakan sistem pengenal suara.

Karena itu, Ali harus mengembangkan algoritma pencocokan yang lebih fleksibel agar tetap bisa memahami variasi pelafalan anak-anak.

Menariknya, seluruh proses speech recognition pada Nuramma dilakukan secara on-device alias langsung di perangkat pengguna.

Tidak ada data suara yang dikirim ke cloud maupun server eksternal. Selain menjaga privasi anak-anak, metode ini juga membuat aplikasi tetap bisa digunakan tanpa koneksi internet.

Namun keputusan tersebut membuat proses optimasi menjadi jauh lebih menantang.

"Kalau menggunakan model AI biasa, ukuran aplikasi bisa membengkak sampai 20 kali lipat," katanya.

Padahal aturan Swift Student Challenge membatasi ukuran aplikasi maksimal hanya 25 MB.

Ali mengatakan keputusan memproses AI langsung di perangkat juga dipengaruhi kekhawatirannya terhadap privasi anak-anak.

"Suara anak-anak yang sedang membaca Al-Qur'an adalah sesuatu yang sangat sensitif dan personal," ujarnya.

an yang membawanya menang kompetisi Apple 2026." title="Ali An Nuur" class="p_img_zoomin" />Ali An Nuur, Mahasiswa Universitas Mataram menciptakan Nuramma, aplikasi AI penghafal Al-Qur'an yang membawanya menang kompetisi Apple 2026. Foto: Apple




(afr/afr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork