Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Cristian Chivu Panen Pujian Usai Bawa Inter Milan Raih Double Winner

Cristian Chivu Panen Pujian Usai Bawa Inter Milan Raih Double Winner


Adi Fida Rahman - detikInet

ROME, ITALY - MAY 13: Head coach Cristian Chivu of FC Internazionale celebrates with the trophy after winning the Coppa Italia Final match between SS Lazio and FC Internazionale at Stadio Olimpico on May 13, 2026 in Rome, Italy. (Photo by Silvia Lore/Getty Images)
Cristian Chivu Panen Pujian Usai Bawa Inter Milan Raih Double Winner. Foto: Getty Images/Silvia Lore
Jakarta -

Cristian Chivu mencatatkan sejarah manis bersama Inter Milan. Mantan bek legendaris Nerazzurri itu sukses membawa Inter meraih double winner domestik di musim pertamanya sebagai pelatih kepala, dengan menjuarai Serie A dan Coppa Italia musim 2025/2026.

Keberhasilan tersebut langsung memicu gelombang pujian di media sosial. Nama Chivu ramai diperbincangkan di X, Instagram, hingga forum-forum penggemar sepak bola Italia. Banyak Interisti menyebut pelatih asal Rumania itu sebagai sosok sempurna untuk melanjutkan warisan kejayaan klub.

Inter memastikan gelar Serie A ke-21 mereka beberapa pekan lalu. Kesuksesan itu kemudian disempurnakan lewat kemenangan 2-0 atas Lazio di final Coppa Italia. Gol bunuh diri Adam Marusic dan tambahan gol dari Lautaro Martinez memastikan trofi Coppa Italia ke-10 bagi Nerazzurri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Prestasi ini terasa semakin spesial karena menjadi double winner pertama Inter sejak era kejayaan Jose Mourinho pada musim 2009/2010. Kala itu, Chivu juga menjadi bagian penting skuad treble winner Inter sebagai pemain.

Kini, pria berusia 45 tahun tersebut kembali mengukir sejarah, tetapi dari sisi lapangan yang berbeda. Chivu menjadi sosok pertama dalam sejarah Inter yang mampu memenangkan Serie A dan Coppa Italia baik sebagai pemain maupun pelatih.

Reaksi Warganet

Di media sosial, pujian terus mengalir deras. Banyak fans menyebut Chivu sebagai "legenda hidup" dan "penerus spirit Mourinho". Tagar terkait Chivu dan double winner Inter bahkan sempat trending di kalangan pengamat dan penggemar sepak bola Italia.

"Manusia pertama dlm sejarah yang memenangkan dua gelar dlm satu musim: Scudetto dan Coppa Italia baik sbg pemain dan pelatih Inter. Cristian Chivu.. πŸ‘‘," ucap @ainurohman.

"Luar biasa Cristian Chivu, musim perdananya sebagai pelatih profesional langsung mengantarkan Inter Milan double winner. πŸ†πŸ†πŸ˜²," tulis @idextratime.

"Interisti banyak yang meragukan di awal musim. Mental tim Hancur setelah kekalahan telak final UCL,tambah lagi drama Lautaro vs Hakan. Tak menyangka Chivu berhasil Double Winner akhir Musim. Hal yg tidak bisa di lakukan Conte dan Inzaghi di awal musim di Inter," kata
@henm483.

"Pelatih penjas gaji kecil, prestasi besar...loyalitas dan etos kerja yg gokil," puji @703Iwan.

"Next, Konsisten scudetto minimal 3 musim berturut-turut master chivu. 0 trofi musim kemaren jadi pelajaran berharga manajement INTER agar klub sebesar INTER, tiap musim wajib angkat trofi jgn cuma target 4 besar agar bisa main di UCL," harap @Abdullll2017.

"Kunci kesuksesan Chivu bisa menyatukan semua elemen pemain,
Musim lalu begitu banyak kegagalan dan berdampak menimbulkan beberapa konflik antar pemain, tapi Chivu bisa kembali membuat grup ini menyatu dan akhirnya mendapatkan buah hasil kerja kerasnya.," kata @D_Aston_.

Soccer Football - Serie A - Inter Milan v Juventus - San Siro, Milan, Italy - February 14, 2026 Inter Milan coach Cristian Chivu celebrates after the match REUTERS/Daniele MascoloSoccer Football - Serie A - Inter Milan v Juventus - San Siro, Milan, Italy - February 14, 2026 Inter Milan coach Cristian Chivu celebrates after the match REUTERS/Daniele Mascolo Foto: REUTERS/Daniele Mascolo

Merangkum berbagai sumber, Chivu esmi ditunjuk sebagai pelatih Inter pada Juni 2025 menggantikan Simone Inzaghi. Penunjukannya sempat diragukan karena minim pengalaman melatih di level elite. Namun, ia berhasil membungkam kritik lewat performa impresif sepanjang musim.

Inter tampil dominan di kompetisi domestik dengan permainan efektif dan mental juara yang kuat. Chivu juga dipuji karena kerap membuat keputusan pergantian pemain yang menjadi pembeda dalam pertandingan penting.

Dengan gaya kepemimpinan yang tenang namun tegas, Chivu sukses mengembalikan kepercayaan diri skuad Inter setelah kekecewaan besar di musim sebelumnya.

Keberhasilan ini membuat banyak pihak mulai melihat Chivu sebagai fondasi era baru Nerazzurri. Tidak hanya dicintai fans karena status legendanya, ia kini juga dihormati sebagai pelatih yang mampu membawa Inter kembali berjaya.

Bagi Interisti, keberhasilan ini terasa lebih istimewa karena diraih oleh sosok yang dianggap benar-benar memahami DNA klub. "Uno di noi" atau "salah satu dari kami" menjadi kalimat yang paling sering muncul untuk menggambarkan Cristian Chivu.

Kini, pertanyaan besar mulai muncul: apakah ini awal dominasi baru Inter Milan bersama Cristian Chivu? Waktu yang akan menjawab.




(afr/afr)






Hide Ads
LIVE