Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tim Cook Mundur dari CEO Apple, Bos Teknologi Ramai Bereaksi

Tim Cook Mundur dari CEO Apple, Bos Teknologi Ramai Bereaksi


Adi Fida Rahman - detikInet

CEO of Apple Tim Cook waves as he attends the Allen and Company Sun Valley Media and Technology Conference at The Sun Valley Resort in Sun Valley, Idaho, U.S., July 10, 2025. REUTERS/Brendan McDermid
Tim Cook Mundur dari CEO Apple, Bos Teknologi Ramai Bereaksi Foto: REUTERS/Brendan McDermid
Jakarta -

Keputusan Tim Cook mundur dari posisi CEO Apple langsung memicu gelombang reaksi dari para tokoh industri teknologi hingga politik global. Sosok yang memimpin Apple hampir 15 tahun sejak menggantikan Steve Jobs pada 2011, dinilai sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh dalam sejarah perusahaan tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi salah satu yang pertama memberikan respons. Dalam unggahannya, Trump memuji perjalanan karier Cook yang disebutnya "luar biasa" dan hampir tak tertandingi.

"Tim Cook memiliki karier yang MENAKJUBKAN, hampir tak ada bandingannya," tulis Trump. Ia juga menambahkan bahwa Cook adalah sosok yang "fantastis" dan telah melakukan pekerjaan yang luar biasa selama memimpin Apple.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dari industri teknologi, CEO Google Sundar Pichai turut memberikan ucapan selamat. Ia menyebut kepemimpinan Cook sebagai perjalanan yang menginspirasi dan berharap dapat terus bekerja sama dengan CEO baru Apple.

"Selamat atas perjalanan luar biasa. Saya selalu menghormati komitmen Anda terhadap misi Apple," tulis Pichai.

Sementara itu, CEO OpenAI Sam Altman menyebut Cook sebagai legenda. Ia juga mengapresiasi kontribusi Apple, terutama dalam kolaborasi teknologi seperti integrasi ChatGPT ke dalam ekosistem Apple sejak 2024.

"Tim Cook adalah legenda. Saya sangat berterima kasih atas semua yang telah ia lakukan," tulis Altman.

Tak hanya pujian, reaksi bernada santai juga muncul dari pendiri Oculus, Palmer Luckey, yang menulis "RIP Tim Apple" di media sosial. Ungkapan ini merujuk pada momen viral saat Trump sempat salah menyebut nama Cook menjadi "Tim Apple" pada 2019.

Investor legendaris Warren Buffett bahkan menyebut Apple tak akan menjadi seperti sekarang tanpa Cook. Ia menilai kemampuan Cook dalam mengelola perusahaan global dan menjaga hubungan lintas negara sebagai sesuatu yang langka.

"Apa yang dia lakukan untuk Apple tidak bisa dilakukan oleh siapa pun yang saya kenal," ujar Buffett. Diketahui, Apple merupakan salah satu investasi terbesar bagi Berkshire Hathaway.

Dari sisi industri semikonduktor, CEO Qualcomm Cristiano Amon turut mengucapkan selamat kepada Cook dan penerusnya. Meski Apple dan Qualcomm sempat berseteru dalam sengketa paten besar pada 2017, hubungan keduanya tetap menjadi bagian penting dalam rantai pasok iPhone.

Sementara itu, Gubernur Alabama Kay Ivey menyampaikan kebanggaannya terhadap Cook yang berasal dari negara bagian tersebut. Ia menyebut Cook sebagai sosok yang membawa nama Alabama ke panggung global.

Mulai 1 September mendatang, posisi CEO Apple akan dipegang oleh John Ternus, yang saat ini menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering. Cook sendiri akan beralih menjadi Executive Chairman.

Dalam pernyataannya, Cook menegaskan bahwa ini bukanlah perpisahan, melainkan awal baru bagi Apple. "Ini bukan perpisahan. Ini adalah sambutan untuk John, dan saya tidak sabar menunggu Anda mengenalnya seperti saya," tulisnya di akun X.

Pergantian kepemimpinan ini menandai babak baru bagi Apple, sekaligus menutup era panjang Tim Cook yang berhasil membawa perusahaan mencapai valuasi triliunan dolar dan memperluas ekosistem produknya secara global.




(afr/afr)







Hide Ads