Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Komposer Cina Kecam Lagu Vulgar di Internet

Komposer Cina Kecam Lagu Vulgar di Internet


- detikInet

Beijing - Kelompok pencipta lagu Cina konservatif mengutuk musik pop vulgar yang marak beredar di internet. Musik pop ini dinilai meracuni kaum muda dengan liriknya yang kasar dan tema yang liar. Menanggapi hal ini, sebanyak 40 komposer menandatangani petisi yang menyerukan boikot kepada musik-musik online yang tidak mendidik itu dan berjanji meningkatkan apresiasi musik kaum muda dengan cara yang tepat."Musisi seharusnya teguh menjaga kehormatannya" demikian isi petisi tersebut yang merujuk pada kampanye 2006 yang dikeluarkan oleh ketua Partai Komunis, Hu Jintao untuk menanamkan nilai moral. "Mereka seharusnya melawan isi yang tak senonoh, menghindari hal-hal vulgar, dan bekerja keras untuk menghasilkan karya berkualitas yang layak untuk diperdengarkan," ujar Hu.Petisi tersebut ditandatangani pada sebuah seminar yang digelar oleh Asosiasi Musik Cina yang termasuk dalam agenda Kongres Partai Komunis, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (25/10/2007).Sensor Cina dinilai telah gagal mengontrol internet, walaupun kampanye dan pengawasan besar-besaran dari pemerintah telah dilakukan. Delegasi menunjuk hits online berjudul Na Yi Ye atau That One Night karya Xie Jun, sebuah lagu yang bercerita tentang pasangan yang minum dan menghabiskan malam bersama. Petikan lagu tersebut berlirik 'Di satu malam kamu tidak menolakku/di satu malam aku menyakitimu/Di satu malam kamu menangis'. Bunyi lirik itu dinilai berbau rasis dan tak mendidik. Selain mengecam musik vulgar di media online, kampanye ini juga menentang pornografi online dan melarang reality show di televisi yang bersifat pembodohan. (amz/amz)





Hide Ads