Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Meta Bikin Kloningan Zuckerberg Versi AI untuk Ikut Rapat

Meta Bikin Kloningan Zuckerberg Versi AI untuk Ikut Rapat


Virgina Maulita Putri - detikInet

Meta Platforms CEO Mark Zuckerberg departs the court after taking the stand at a trial in a key test case accusing Meta and Googles YouTube of harming kids mental health through addictive platforms, in Los Angeles, California, U.S., February 18, 2026. REUTERS/Mike Blake
Foto: REUTERS/Mike Blake
Jakarta -

Teknologi kloning saat ini belum memungkinkan untuk membuat manusia tiruan. Meta mencoba alternatifnya dengan membuat kloningan CEO Mark Zuckerberg versi AI.

Menurut laporan Financial Times, kloningan AI Zuckerberg dirancang untuk berinteraksi dan memberikan umpan balik kepada karyawan jika si CEO tidak sempat atau tidak mau.

Sumber yang familiar dengan hal tersebut mengatakan Meta sedang mengembangkan karakter 3D yang diotaki AI dengan desain fotorealistis yang dapat berinteraksi dengan pengguna secara real-time.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini proyek tersebut diprioritaskan untuk mengembangkan karakter AI Zuckerberg. Salah satu sumber mengatakan Zuckerberg terlibat langsung dalam melatih dan menguji coba kloningan AI-nya.

Meta disebut melatih karakter AI tersebut berdasarkan citra dan suara Zuckerberg, serta gerak-gerik, intonasi, dan pernyataan publiknya agar karyawan merasa lebih terhubung dengan Zuckerberg lewat interaksi tersebut.

ADVERTISEMENT

Karakter AI tersebut juga mempelajari pemikiran Zuckerberg tentang strategi terbaru perusahaan, agar dapat memberikan saran kepada karyawan Meta, seperti dikutip dari Engadget, Selasa (14//4/2026).

Jika eksperimen ini berhasil, Meta mungkin akan mulai mengizinkan kreator dan influenver untuk membuat avatar AI mereka sendiri. Pada tahun 2024, Meta memamerkan demonstrasi karakter AI yang bisa dibuat oleh kreator.

Raksasa media sosial ini juga mulai mengizinkan kreator membuat versi AI diri mereka sendiri untuk berinteraksi dengan komentar follower di Instagram. Pengguna juga bisa membuat chatbot AI custom, tapi fitur ini tidak dapat diakses oleh pengguna remaja mulai tahun ini.

Selain ikut melatih kloningan AI, Zuckerberg saat ini juga lebih terlibat dengan proyek AI Meta dengan menghabiskan 5-10 jam per minggu untuk melakukan coding dalam proyek Meta lainnya dan mengikuti tinjauan teknis.

Pada bulan Maret, Wall Street Journal mengungkap Zuckerberg sedang menciptakan agen AI berdasarkan dirinya untuk membantunya menyelesaikan tugas sehari-hari. Namun proyek ini terpisah dari yang dilakukan Meta untuk membuat kloningan AI CEO-nya.




(vmp/vmp)




Hide Ads