Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Zuckerberg Masuk Dewan Penasihat Sains Trump, Ilmuwannya Cuma Satu

Zuckerberg Masuk Dewan Penasihat Sains Trump, Ilmuwannya Cuma Satu


Aisyah Kamaliah - detikInet

U.S. President Donald Trump, Meta CEO Mark Zuckerberg and White House AI czar David Sacks attend a private dinner for technology and business leaders in the State Dining Room at the White House in Washington, D.C., U.S., September 4, 2025.  REUTERS/Brian Snyder
Momen Mark Zuckerberg dan Donald Trump saat makan malam privat untuk para pemimpin di bidang teknologi dan bisnis. Foto: REUTERS/Brian Snyder
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membentuk Dewan Penasihat Presiden bidang Sains dan Teknologi (PCAST). Hampir semuanya merupakan eksekutif teknologi, dengan sembilan di antaranya miliarder global.

PCAST sendiri didirikan pada 1933 pada masa jabatan Presiden Franklin D. Roosevelt untuk jadi penasihat seputar ilmu sains dan teknologi. Sejak 2001, semua anggota dewannya (setidaknya 10 anggota) adalah peneliti akademis. Dewan Biden punya 28 anggota, 19 di antaranya adalah akademisi.

Pengumuman Gedung Putih yang dibuat pada 25 Maret melaporkan kemungkinan akan ada lebih banyak lagi anggota yang bakal ditambahkan ke panel tersebut, tetapi saat ini hanya ada satu akademisi di PCAST. Dia adalah John Martinis, seorang fisikawan kuantum di University of California, Santa Barbara, yang menerima Hadiah Nobel Fisika atas penemuan fenomena kuantum makroskopis pada tahun 2025.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Saya merasa terhormat berada di komite ini," ujarnya kepada Nature.

Sementara yang lain di PCAST berasal dari industri dan termasuk pendukung juga donatur kampanye presiden Trump. Berikut adalah nama, profesi, dan perkiraan kekayaan bersih mereka (menurut data dari Forbes, per 30 Maret):

  1. Marc Andreessen, kapitalis ventura dan mantan insinyur perangkat lunak (kekayaan bersih: USD 1,9 miliar atau Rp 32,3 triliun)
  2. Sergey Brin, salah satu pendiri Google (kekayaan bersih: USD 237 miliar atau Rp 4.029 triliun)
  3. Safra Catz, wakil ketua eksekutif dan mantan CEO Oracle (kekayaan bersih: USD 2,9 miliar atau Rp 49,3 triliun)
  4. Larry Ellison, salah satu pendiri dan CTO Oracle (kekayaan bersih: USD 180,5 miliar atau Rp 3.068 triliun)
  5. Michael Dell, ketua dan CEO Dell Technologies (kekayaan bersih: USD 144,1 miliar atau Rp 2.449 triliun)
  6. Jacob DeWitte, salah satu pendiri perusahaan rintisan fisi nuklir Oklo Inc. (kekayaan bersih: tidak diketahui)
  7. Fred Ehrsam, salah satu pendiri bursa mata uang kripto Coinbase (kekayaan bersih: USD 2,3 miliar atau Rp 39,1 triliun)
  8. David Friedberg, pengusaha dan investor (kekayaan bersih: tidak diketahui)
  9. Jensen Huang, pendiri, presiden, dan CEO Nvidia (kekayaan bersih: USD 144,9 miliar atau Rp 2.463 triliun)
  10. Bob Mumgaard, salah satu pendiri dan CEO Commonwealth Fusion Systems (kekayaan bersih: tidak diketahui)
  11. Lisa Su, CEO Advanced Micro Devices (kekayaan bersih: USD 1,4 miliar atau Rp 23,8 triliun)
  12. Mark Zuckerberg, CEO Meta (kekayaan bersih: USD 185,1 miliar atau Rp 3.147 triliun.)

Perkiraan kekayaan bersih total para dewan berdasarkan data yang tersedia adalah lebih dari USD 900 miliar yang mana setara dengan Rp 15.301 triliun. Angka tersebut lebih besar dari produk domestik bruto (PDB) negara-negara seperti Belgia, Taiwan dan Swiss, menurut data Dana Moneter Internasional.

Panel ini akan diketuai bersama oleh penasihat teknologi Gedung Putih Michael Kratsios dan kepala intelijen kecerdasan buatan (AI) dan mata uang kripto Trump, David Sacks. Daftar dan ketua menunjukkan bahwa PCAST akan fokus secara khusus pada AI, kripto, dan informasi kuantum.

Meskipun subjek-subjek tersebut penting dari perspektif politik dan geopolitik, ada banyak bidang ilmiah, dari ilmu material hingga aeronautika, sampai iklim dan bioteknologi, yang akan mendapatkan perhatian yang sama. Demikian melansir IFLScience.




(ask/ask)




Hide Ads