×
Ad

China Bikin Panduan Keamanan untuk OpenClaw

Anggoro Suryo - detikInet
Senin, 16 Mar 2026 17:02 WIB
Foto: Screenshot situs
Jakarta -

Otoritas teknologi di China mulai memperketat pengawasan terhadap penggunaan AI agent populer OpenClaw. Unit di bawah Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) baru saja merilis panduan keamanan terkait penggunaan teknologi tersebut.

Panduan ini disusun oleh National Vulnerability DataBase (NVDB) bersama sejumlah penyedia AI agent, platform pengelola kerentanan, serta perusahaan keamanan siber. Tujuannya adalah mengurangi risiko keamanan yang muncul dari penggunaan OpenClaw yang semakin luas.

NVDB merekomendasikan beberapa praktik utama bagi pengguna OpenClaw, seperti selalu menggunakan versi resmi terbaru, membatasi akses internet pada sistem AI, serta hanya memberikan izin minimum yang diperlukan bagi aplikasi.

Pengguna juga diminta berhati-hati saat memasang kemampuan tambahan dari marketplace pihak ketiga, menjaga sistem dari potensi pembajakan browser, serta rutin memeriksa pembaruan keamanan.

Sebaliknya, NVDB memperingatkan pengguna agar tidak memakai versi OpenClaw yang sudah usang atau berasal dari sumber tidak resmi. Pengguna juga disarankan tidak membuka akses internet secara langsung ke sistem AI agent, tidak mengaktifkan akun administrator saat instalasi, serta menghindari pemasangan modul yang meminta kata sandi.

Selain itu, lembaga tersebut menyoroti risiko ketika OpenClaw dihubungkan dengan aplikasi pesan instan. Integrasi semacam itu berpotensi memberikan akses terlalu luas sehingga memungkinkan pihak jahat membaca, menulis, atau bahkan menghapus file pada sistem pengguna.



Simak Video "Video: Hati-hati! Ini Tandanya Jika Akun Gmail Sudah Diretas"


(asj/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork