×
Ad

Web3 Week Asia Cetak Rekor Baru, Indonesia Disebut 'Power House' Blockchain

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 30 Nov 2025 17:15 WIB
Foto: Web3
Jakarta -

Indonesia memiliki potensi besar sebagai salah satu power house Web3 dan blockchain di Asia. Hal itu ditegaskan oleh empat pendiri Web3 Week Asia-Alex J. Rumondor, Andreas Tobing, Jodi Kalim, dan Muhammad Rofiq-yang sejak awal merintis gerakan ini dengan visi menjembatani dunia akademis dan industri melalui edukasi yang terstruktur.

Alex menjelaskan bahwa Indonesia memiliki talenta dan tingkat adopsi yang sangat menjanjikan.

"Potensi talenta dan adopsi pasar kita luar biasa, dan tugas kita bersama adalah membuka jalan melalui edukasi yang tepat," ujarnya dikutip dari siaran persnya, Sabtu (30/11/2025).

Visi tersebut diwujudkan dalam bentuk roadshow edukasi Web3 di berbagai universitas di Indonesia. Hingga saat ini, program tersebut telah hadir di Binus University, Universitas Indonesia (UI), Universitas Tarumanagara (Untar), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Ciputra Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Gunadarma, serta sejumlah kampus lain yang terus bertambah seiring ekspansi edukasi ke berbagai kota.

Komitmen untuk memperluas literasi juga diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu yang terbaru adalah kerja sama dengan Kuningan City dalam penyelenggaraan salah satu acara edukasi Web3 terbesar untuk komunitas kripto Indonesia pada Oktober lalu. Inisiatif tersebut memperkuat fondasi ekosistem Web3 nasional agar semakin terinformasi, sehat, dan berkelanjutan.

Dukungan dari sponsor lokal dan internasional juga memberi dorongan signifikan. Wook Lee (Kevin), CEO EDENA Capital Nusantara, mengapresiasi langkah edukatif yang telah dibangun.

"Acara ini sangat sukses dalam membangun relasi dan memberikan edukasi, baik bagi mahasiswa yang baru mengenal Web3 maupun pelaku pasar yang ingin memperdalam pemahaman mereka. Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif ini."

Tokoh publik seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hingga para pembicara ahli dari dalam dan luar negeri turut mendukung upaya penguatan ekosistem blockchain di Indonesia. Dari sisi pemerintah, hadir pula Dandy Yudha Feryawan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Kalimasada, Co-Founder Akademi Crypto.

Setelah serangkaian kerja kolaboratif, Web3 Week Asia kembali mencapai puncaknya lewat penyelenggaraan acara tahunan pada 20-21 November 2025 di Jakarta. Selama dua hari, lebih dari 5.000 peserta-mulai dari mahasiswa, pengembang, investor hingga pelaku industri-berkumpul untuk belajar, terhubung, dan mengeksplorasi peluang masa depan teknologi Web3.

Antusiasme yang memadati acara tersebut semakin mengukuhkan posisi Web3 Week Asia sebagai salah satu konferensi Web3 paling berpengaruh di kawasan Asia, sekaligus menjadi bukti bahwa ekosistem blockchain Indonesia terus tumbuh pesat dan meluas berkat kolaborasi lintas sektor.



Simak Video "Video: Cegah Akun Palsu, X Hadirkan Fitur 'About This Account'.mp4"

(agt/agt)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork