Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Komputerisasi, Tiket Kertas Pesawat Jadi Antik

Komputerisasi, Tiket Kertas Pesawat Jadi Antik


- detikInet

Jenewa - Lembaga penerbangan global IATA (International Air Transport Association) mengumumkan bahwa mereka akan segera mengakhiri penggunaan tiket kertas. Penerbangan udara sepenuhnya akan berbasis tiket elektronik melalui komputer mulai tanggal 1 Juni 2008."Hanya dalam waktu 278 hari lagi, tiket kertas pesawat akan jadi barang antik untuk koleksi," demikian kelakar Giovanni Bisignani, direktur jenderal IATA seperti dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (28/8/2007).Perubahan ini tak hanya akan menekan ongkos penerbangan sebanyak US$ 9 atau Rp 84.000 (1 US$: Rp 9413, sumber-detikcom) per-penumpang namun juga menyelamatkan sekitar 50.000 pepohonan per tahun yang jadi bahan baku kertas tiket. Namun demikian, Benigni tidak mengatakan apakah angka US$ 9 ini akan jadi milik penumpang sehingga menekan harga tiket.Berbasis di Jenewa Swiss, IATA memiliki lebih dari 240 anggota termasuk maskapai negeri ini, Garuda Indonesia. Mereka mengoperasikan sekitar 94 persen penerbangan internasional.Maskapai penerbangan selain anggota IATA seperti Irish Ryanair dan British EasyJet sebenarnya juga telah mempunyai sistem tiket bebas kertas. Penumpang tinggal mendaftarkan diri lewat sistem komputer dan cukup menunjukkan identitas diri saat check in.IATA telah meluncurkan 'e-ticketing' sejak tiga tahun. Sekarang, sekitar 84 persen penerbangan IATA tidak menggunakan tiket kertas. IATA mengungkapkan bahwa Cina akan menjadi negara pertama di dunia yang akan mengoperasikan sistem tiket tanpa kertas ini secara menyeluruh pada akhir tahun ini. (fyk/wsh)







Hide Ads