Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Dituding Sekadar Ngopi
Roy Suryo: Mereka Ibaratnya Tukang Kebun
Dituding Sekadar Ngopi

Roy Suryo: Mereka Ibaratnya Tukang Kebun


- detikInet

Jakarta - Roy Suryo mengaku heran dengan adanya tudingan bahwa dirinya hanya sekedar mengopi file dari harddisk milik anggota tim Air Putih. "Saya heran kenapa ada yang mengaku dari Air Putih dan membuat tudingan konyol bahwa saya sekadar ngopi," kecam Roy, seperti ditegaskannya kepada detikINET, Senin (6/8/2007)."Mereka (beberapa aktivis Air Putih) nggak quotable. Kenapa mereka yang di-quote tapi bukan ketuanya? Setahu saya, sepanjang saya mengerti, yang berhak bicara mewakili Air Putih hanya mas Heru Nugroho (Dewan Penasehat Air Putih - Red.)," ujarnya.Roy pun mengibaratkan sejumlah aktivis Air Putih tersebut sebagai tukang kebun. "Ibaratnya di Istana, SBY juga punya tukang kebun. Tapi apakah tukang kebun itu layak di-quote statement-nya? Jadi, kalau mereka tidak mengerti dan tidak tahu pasti apa yang saya dan mas Heru Nugroho lakukan, buat apa memberikan statement kalo mereka tidak mengerti," tegasnya.Menurut Roy, Air Putih tidak melakukan riset. "Justru saya yang melakukannya setelah mendapat bahan dari Air Putih. Apa yang saya lakukan dan mengapa saya membawa-bawa Air Putih, itu semua atas persetujuan Mas Heru Nugroho," ujar Roy.Masih menurut Roy, memang betul bahwa Air Putih yang memiliki dokumen itu. "Tetapi, untuk hal termasuk riset yang mendalam dan penting untuk kepentingan negara (yang saya lakukan), itu atas sepengetahuan Heru Nugroho," tambahnya.Roy pun kecewa dengan pendapat sejumlah orang yang mengatakan bahwa dirinya hanya sekedar mengopi. "Kalau sekedar hanya mengkopi, tentu tidak akan bisa didapatkan data-data seperti yang sekarang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk sejarah lagu Indonesia Raya mulai tahun 1928 hingga 1945," tambahnya."Saya berani mendeklarasikan sayalah penemunya (klip lagu Indonesia Raya) setelah melakukan riset mendalam, bukan hanya dari hasil sekedar download file apalagi (hanya mengopi) data-data yang ada. Saya juga sudah melakukan klarifikasi ke arsip nasional dan tokoh-tokoh masyarakat," tegasnya.Ketika dikonfirmasikan tentang telah beredarnya klip lagu tersebut di beberapa blog, bahkan sejak 2005, Roy mengakui apa yang dilakukannya memang hal yang biasa."(Memang) tidak ada yang istimewa. Tetapi kenapa orang-orang lain yang melakukan (untuk pertama kalinya tersebut) tidak ada efeknya kepada masyarakat seperti sekarang ini? Andaikata ada orang-orang yang mengklaim sudah melakukan penelitian dan memiliki dokumen seperti itu, kenapa tidak diinformasikanke masyarakat? tanya Roy."Sehingga kalau saja temuan saya ini merupakan temuan lama atau sekedar cuma ngopi file, tentu tidak akan menjadi berita besar bahkan sampai menjadi perhatian petinggi-petinggi negara dan semua media masa termasuk TV nasional," tandasnya. (rou/dbu)







Hide Ads