Jembatan Mississipi Ambruk, Jalur Seluler Macet
- detikInet
Jakarta -
Sesaat setelah kabar Jembatan Mississipi ambruk menyeruak, banyak warga Amerika Serikat (AS) yang panik dan khawatir mengenai nasib keluarganya. Mereka berduyun-duyun menyerbu akses telepon seluler untuk mencari tahu nasib orang terdekatnya.Namun apa mau di kata, karena membludaknya panggilan yang masuk jaringan seluler tersebut rupanya tidak kuat menahan 'serbuan'. Akibatnya, banyak panggilan ponsel yang tidak berhasil.Menurut pengamat, hal ini sebenarnya telah bisa diprediksi. Ratusan ribu orang pastinya mencoba untuk mencari tahu keberadaan orang yang terdekat atau yang dicintainya."Ini sudah menjadi sifat alami manusia, untuk mengangkat perangkat wireless mereka dan memastikan orang yang dicintainya selamat," ujar Skip Thurman, juru bicara Qwest salah satu penyedia layanan komunikasi seperti dikutip detikINET dari twincities, Kamis (2/8/2007).Sementara itu Karen Smith, perwakilan dari penyedia layanan seluler Verizon mengatakan, dari seluruh percobaan panggilan yang dilakukan dalam rentang waktu pukul 18.00 sampa 19.00 waktu setempat, sekitar 20 persennya mengalami kegagalan.Namun Karen menandaskan, saat ini jaringan seluler Verizon dinyatakan telah kembali normal sehingga bisa memberikan pelayanan sebagaimana mestinya. Seperti telah diketahui, pada Rabu (1/8/2007) sekitar pukul 18.05 waktu setempat, Jembatan Mississipi di AS ambruk. Puluhan mobil yang tengah melintas diatas jembatan yang telah berumur 40 tahun itu lantas tercebur ke sungai. Sementara korban tewas menurut informasi terakhir telah mencapai 7 orang.
(ash/wsh)