Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Petisi Online Tolak Pembangunan Masjid

Petisi Online Tolak Pembangunan Masjid


- detikInet

Jakarta - Lebih dari 255 ribu orang telah menyatakan dukungannya terhadap petisi yang digelar melalui situs Downing Street. Tujuannya, menolak rencana pembangunan masjid terbesar di belahan London timur.Entah apa yang dipikirkan si pelecut petisi ini. Pasalnya, lewat petisi tersebut ia menganggap masjid yang akan dibangun nantinya dapat menyebabkan terjadinya tindakan kekerasan yang buruk. Sehingga ia mengajak para pengunjung situs Downing Street untuk mendukung pandangannya dengan menolak pembangunan masjid ini.Menanggapi hal yang tengah terjadi, Walikota London Ken Livingstone segera memberikan klarifikasi. Ia mengatakan, petisi tersebut merupakan bagian dari bentuk kampanye sesat karena menyebarkan anggapan yang salah.Agar hal ini tidak lantas berkembang menjadi masalah yang lebih besar, situs Downing Street atau yang lebih populer dengan sebutan situs 'No 10' diperkirakan akan segera menutup petisi tersebut.Selain itu, berbagai dorongan dari sejumlah kalangan untuk menghapus petisi tersebut pun ramai disuarakan. Pasalnya, isi petisi tersebut dianggap sudah mengandung rasisme.Rencananya, masjid yang akan dibangun Jamaah Tablighi ini akan mampu menampung sampai 12.000 orang dengan menggandeng arsitek kenamaan yang ikut serta dalam proyek The Royal festival Hall dan kampung media BBC White City, Allies and Morrison."Pembangunan ini akan menjadi masjid terbesar di Inggris dengan kapasitas 12.000 jamaah. Di tempat ini juga akan dibangun area sekolah dan tempat konferensi pers," ujar Abdul Sattar Shahid, perwakilan dari Jamaah Tablighi, seperti dikutip detikINET dari situs BBC, Kamis (19/7/2007).Abdul juga menyanggah, jika dikatakan bahwa dana yang dikeluarkan untuk pembangunan masjid ini mencapai 100 juta poundsterling seperti yang telah dituduhkan petisi tersebut. Padahal, dana yang sebenarnya hanya berkisar di antara 50 sampai 70 juta pound. (ash/wsh)




Hide Ads