Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Dianggap Rendahkan Budaya
Kena Petisi Online, Starbucks Tutup
Dianggap Rendahkan Budaya

Kena Petisi Online, Starbucks Tutup


- detikInet

Shanghai, - Sebuah kedai kopi Starbucks akhirnya harus ditutup lantaran mendapatkan protes besar-besaran yang dilakukan secara online. Kedai kopi tersebut dianggap merendahkan budaya setempat.Berdasarkan pengumpulkan lebih dari setengah juta 'tanda-tangan' pada sebuah petisi online, kedai kopi Starbucks yang berlokasi di tempat bersejarah Forbidden City - Beijing diminta untuk ditutup. Pasalnya, keberadaan kedai kopi bermerek global tersebut dianggap merendahkan keagungan tempat yang diagungkan oleh warga negara Cina tersebut.Dengan dipimpin oleh Rui Chenggang, pembawa berita kenamaan dari televisi pemerintah Cina, para penanda-tangan petisi online tersebut yakin bahwa Forbidden City yang merupakan bekas istana raja-raja Cina tersebut, tidaklah pantas apabila perkembangannya menjadi terlalu bernuansa komersial.Forbidden City itu sendiri dibangun pada tahun 1420, dan telah ditempati oleh 24 raja silih berganti, hingga berakhirnya masa imperalisme pada tahun 1911. Adapun Starbuck baru 'menduduki' Forbidden City pada tahun 2000.Starbuck sebenarnya masih diperkenankan tetap buka di Forbidden City, dengan syarat harus bersedia menjual kopi dengan merek lain atau tidak lagi menggunakan nama 'Starbuck' pada kedainya. Tetapi hal tersebut ditolak mentah-mentah oleh manajemen Starbuck dan lebih memilih hengkang. Demikian tulis BBCNews dan dikutip detikINET, Senin (16/7/2007).Dua tahun lalu, Starbuck telah memilih mengalah dengan tidak memasang logonya yang terkenal tersebut di depan kedai kopi tersebut. Hal tersebut dilakukannya terkait dengan desakan berbagai pihak yang sensitif dengan kesakralan warisan budaya di sekitarnya. Meskipun demikian, protes tetap berjalan dan semakin menguat dengan dukungan Internet.Hengkangnya Starbuck dari Forbidden City tersebut tentu berdampak pada jumlah kunjungan ke kedai kopi tersebut secara global di Cina. Meskipun Starbuck telah memiliki sekitar 200 kedai di Cina, Forbidden City adalah tempat yang laris manis. Untuk tahun lalu saja, terdapat kunjungan wisatawan sekitar 9 juta orang, dan menjadi tempat tujuan wisata terlaris di Cina. (dbu/dbu)




Hide Ads