Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tandingi MySpace, Situs Keagamaan Menjamur

Tandingi MySpace, Situs Keagamaan Menjamur


- detikInet

Jakarta - Beberapa situs jaringan sosial keagamaan makin menjamur di internet. Situs seperti ini memungkinkan orang-orang membuat grup doa atau mendiskusikan hal-hal tertentu.Pencipta maupun pengguna situs tersebut mengungkapkan bahwa situs mereka merupakan alternatif dari situs jaringan sosial seperti MySpace.com. Menurut Robbie Davidson, pendiri situs keagamaan Xianz.com, meskipun mempunyai lebih dari 100.000 grup keagamaan, MySpace juga berisi hal-hal yang tidak pantas.Lebih lanjut, situs-situs tersebut tidak hanya untuk yang beragama Kristen. Orang Muslim juga bisa menjadi anggota Muslimspace.com, Naseeb.com, dan MuslimSocial.com."Banyak orang merasa lelah melihat wanita separuh telanjang dalam iklan-iklan (di MySpace-red)," kata Davidson yang mendirikan situsnya tahun lalu. Dia mengatakan bahwa 30.000 orang telah menjadi anggotanya. "Saya ingin menyediakan sebuah alternatif yang aman bagi orang-orang Kristiani," tambahnya.Xianz.xom mengklaim sebagai situs agama yang terinspirasi dari MySpace. Demikian juga MyPraize yang menyatakan diri sebagai alternatif dari MySpace untuk umat Kristiani.Beberapa situs tersebut dikontrol para pengguna ataupun pekerjanya untuk mencegah masuknya hal-hal cabul, berbau seksual dan yang mengandung kata-kata kotor. Seperti dikutip detikINET dari CNET, Selasa (2/7/2007), Davidson menandaskan bahwa dia akan mengeluarkan orang-orang seperti itu dari situsnya dan jika perlu melaporkan pada pihak berwajib.Untuk diketahui, bulan lalu, MySpace telah menghapus 7.000 profil di situsnya yang dicurigai menyebarkan hal-hal berbau seksual. Mereka juga telah menyerahkan nama, alamat, berikut profil online dari orang-orang yang dinyatakan bersalah dalam kasus seksualitas atas permintaan pengacara umum dari delapan negara bagian Amerika Serikat.Merasa NyamanSusan Botros dari Louisville mengaku bergabung dengan MuslimSpace.com tahun lalu setelah menerima beberapa e-mail yang menyudutkan agama di MySpace. Ia bergabung untuk berbagi cerita tentang kepercayaan Islam.Botros menyatakan bahwa dia merasa nyaman bergabung di MuslimSpace.com dimana dia bisa mendiskusikan topik-topik religius yang tidak dimengerti umat non-Muslim."Saya menyukainya karena di sana saya merasa sebagai bagian dari sebuah keluarga besar," katanya.Sementara Shawn Ireland, 22 tahun dari Indiana menggunakan situs kristiani HolyPal.com untuk mendiskusikan hal-hal mengenai kepercayaannya dan belajar berbeda pendapat."Saya hanya merasa senang bisa berbicara dengan orang lain mengenai Tuhan," katanya. "Situs tersebut merupakan sebuah tempat dimana kamu bisa selalu mempunyai seseorang untuk diajak bicara," imbuhnya lagi. (dwn/dwn)





Hide Ads