Menristek: Tak Bisa Andalkan Teknologi 100%
- detikInet
Jakarta -
Alarm tsunami yang sempat berbunyi 4 Juni lalu memicu kepanikan di Aceh. Menneg Ristek Kusmayanto Kadiman mengakui teknologi secanggih apa pun memang tidak bisa 100 persen diandalkan, termasuk terkait early warning system tsunami."Itulah teknologi, saya pikir 100 persen untuk dapat diandalkan ya tidak bisa," ujar Kusmayanto di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (7/6/2007).Tim dari Kementerian Ristek, imbuh dia, saat ini masih berada di Aceh untuk mengumpulkan data terkait bunyinya alarm tsunami itu. Data itu nantinya akan diserahkan ke BMG untuk diolah lebih lanjut."Menurut saya murni kesalahan teknis, tapi ada faktor manusia juga, baik waktu setting, memasang dan lain-lain," katanya.Karena itu Kusmayanto tidak bisa menjamin kejadian ini tidak akan terulang lagi. Namun pemerintah akan mengambil pelajaran dari peristiwa ini."Kalau alarm palsu masih berbunyi lagi, bahaya juga, masyarakat bisa kebal. Nanti kalau ada alarm sungguhan, masyarakat malah tidak percaya," cetusnya.
(umi/nks)