(wsh/ash)
Internet Lukai Industri Porno
- detikInet
Jakarta -
Awalnya internet memberikan gairah baru bagi industri pornografi, baik gambar maupun film. Belakangan, justru internet yang melukai industri tersebut.Tidak seperti industri musik atau film, bukan ketersediaan materi bajakan di internet yang membuat industri film porno kehilangan pendapatan. Adalah makin banyaknya foto dan video porno amatir yang bertanggungjawab. Pasalnya, penikmat film-film 'biru' tidak terlalu keberatan meninggalkan aktor serta aktris favorit mereka dan beralih ke para pendatang baru.Seperti dilaporkan NYTimes, yang dikutip detikINET, Senin (4/6/2007), sejak kehadirannya internet telah membantu mendongkrak industri porno. Namun hasil pendapatan pada 2006 menunjukkan perubahan, untuk pertamakalinya industri tersebut mengalami penurunan sebesar US$ 4,28 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Demikian data AVN, sebuah penerbitan yang menelaah industri porno.Paul Fishbein, presiden AVN Media Network, mengatakan jika ini dibiarkan industri 'adegan syuur' itu bisa terus mengalami penurunan. Sebab, meski ada peningkatan pendapatan dari jualan online turunnya pendapatan dari penjualan DVD masih jauh lebih besar.Pendapatan pornografi online pada 2006 menurut AVN berada pada kisaran US$ 2,8 miliar. Ini menunjukkan peningkatan hanya sebesar US$ 0,3 miliar dari raihan US$ 2,5 miliar di 2005.Pada awalnya internet, dengan jargon anonimitasnya, telah membantu industri porno meraih pasar yang lebih luas. Namun dengan makin besarnya kapasitas akses, dan semakin menyebarnya broadband, pengguna dan penikmat video porno amatir ternyata makin banyak.Fishbein mengatakan ada lebih dari 1.000 film porno yang akan beredar dalam bentuk DVD per bulannya. "Masuk ke industri ini makin mudah saja. Anda cuma butuh kamera video dan beberapa orang yang mau melakukan adegan seks," tutur Fishbein.Meski demikian, gairah perusahaan film porno 'tradisional' belum padam. Mereka berjanji untuk melawan ini dengan membuat karya yang lebih baik, dari segi gambar, tata lampu, tata suara, dan juga lokasi.
(wsh/ash)
(wsh/ash)