Gambar Kedutaan Amerika di Irak Nyebar di Internet
- detikInet
New York -
Sebuah perusahaan arsitektur Amerika Serikat (AS) memposting gambar Kedutaan Besar AS yang tengah dibangun di Baghdad, Irak. Pemerintah AS mengeluarkan teguran keras atas munculnya gambar tersebut, karena dinilai dapat membahayakan personil AS.CnetNews.com yang dikutip detikINET, Sabtu (2/6/2007) melansir, perusahaan arsitektur tampaknya telah menarik gambar tersebut dari situsnya, namun gambar awal halaman dan sejumlah bangunan yang akan menjadi Kedutaan Besar AS terbesar dan paling mahal tersebut masih beredar di blog-blog.Perusahaan arsitektur Berger Devine Yaeger menolak berkomentar mengenai gambar tersebut. Sementara itu juru bicara Departemen Dalam Negeri AS Tom Casey mengatakan, penurunan gambar tersebut dilakukan semata-mata demi alasan keamanan."Kami biasanya tidak mempublikasikan rencana atau rancangan fasilitas diplomatik kami, hanya untuk alasan keamanan," ujar Casey. "Fakta bahwa sebagian dari materi tersebut talah muncul ke domain publik adalah hal yang harus jadi pertimbangan aparat keamanan kami. Tapi ini bukanlah hal mendasar yang dapat mengubah rencana kami," imbuhnya.Presiden AS George W. Bush awalnya mengajukan permintaan dana sebesar US$ 1,3 miliar untuk membangun Kedutaan Besar AS di Irak, namun Kongres hanya menyetujui US$ 592 juta dan regulator mempertanyakan biaya dan luas kedutaan besar tersebut.
(nks/nks)