Cina Siapkan Tentara Militer Hi-Tech
- detikInet
Jakarta -
Militer Cina, People's Liberation Army (PLA) sedianya akan tetap melanjutkan pembangunan unit perang cyber dan mengembangkan virus untuk menyerang sistem komputer musuh. Tindakan ini, menurut peringatan dari Department of Defense (DoD) Amerika Serikat (AS), adalah sebagai bagian dari strategi perang informasi."PLA menyediakan unit perang informasi yang mengembangkan virus untuk menyerang sistem komputer dan jaringan musuh," ungkap laporan tahunan DoD. Pada waktu bersamaan, militer Cina juga mengembangkan cara untuk melindungi diri dari serangan musuh.Dikutip detikINET dari PCWorld, Selasa (29/5/2007), kemampuan ini merupakan usaha modernisasi militer Cina yang menambahkan banyak petarung hi-tech dan rudal balistik dalam gudang persenjataannya. Dalam hal pembangunan kekuatan untuk menyerang sistem komputer lawan, Cina tentu tidak sendirian. AS dan beberapa negara lain juga telah mengembangkan kemampuan yang sama.Usaha penulisan virus di PLA telah dilakukan dalam beberapa tahun. Hal ini mengindikasikan bahwa Cina rupanya ... . Sebagaimana DoD memberi peringatan pada tahun 2000 silam, bahwa Cina memiliki kemampuan untuk melakukan penetrasi terhadap sistem komputer AS yang kurang aman. Penetrasi ini potensial menggunakan CNA (Computer Network Attack) untuk menyerang warga sipil AS yang spesifik dan infrastruktur militer.Dalam beberapa tahun terakhir, PLA juga telah memulai dengan pelatihan lebih serius untuk penyerangan komputer. Hal tersebut juga termasuk sebagai latihan militer terluas pada 2005 silam.Fokus utama usaha modernisasi militer Cina adalah negara Taiwan, bangsa yang dianggap sebagai propinsi pembelot oleh Cina. Keduanya terpisah pada 1949 setelah perang saudara antara tentara Komunis dan Nasionalis yang berakhir dengan mundurnya tentara Nasionalis ke Taiwan. Cina sendiri telah lama mengancam akan menyerang Taiwan jika negara tersebut secara formal menyatakan kemerdekaannya.
(lni/dwn)