Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ponsel 'Penakluk' Everest, Selangkah Lagi Mencapai Puncak

Ponsel 'Penakluk' Everest, Selangkah Lagi Mencapai Puncak


- detikInet

Jakarta - Karena ketiadaan sinyal, ponsel terkadang tidak bisa digunakan ketika berada di suatu tempat yang sangat tinggi seperti di puncak gedung ataupun pegunungan. Lalu bagaimana jika ponsel digunakan di puncak Everest, yang merupakan gunung tertinggi di dunia. Berhasilkah?Pendaki gunung berkebangsaan Inggris, Rod Baber, yang beberapa waktu lalu berambisi melakukan panggilan telepon dari puncak Everest di Himalaya tak lama lagi akan terpenuhi.Pria berusia 36 tahun tersebut, dikutip detikINET dari ComputerWorld, Selasa (22/5/2007), kini mulai menapaki jalur final yang akan membawanya ke puncak Everest Himalaya. Jalur ini diperkirakan akan memakan waktu hingga 8 hari kedepan, jika cuaca memungkinkan."Rencananya, ia akan membuat panggilan telepon tertinggi, langsung dari puncak Everest," ujar Ellen Harrison, juru bicara Motorola Inc., yang menjadi sponsor ponsel yang digunakan Baber. "Kondisi kesehatannya bagus. Ia telah mempersiapkannya," imbuhnya.Untuk melakukan panggilan tertinggi sekaligus mengukir rekor dunia tersebut, Baber akan menggunakan ponsel Moto Z8 besutan Motorola. Pada 11 Mei lalu, Baber yang dihubungi BBC News menggunakan Z8 saat berada di base-camp Everest, mengungkap, ia kehilangan bobot sekitar 20 pon dan telah sembuh dari sakit kepala akibat serangan ketinggian.Beberapa anggota pendakian dilaporkan mundur karena serangan ketinggian. Namun Baber beserta 5 orang tersisa yang tergabung dalam kelompok pendakian HimEx adalah kelompok pertama dari 2 kelompok yang tetap berada pada jalur pendakian."Kami membutuhkan tiga hari sebelum kami harus berjalan lebih dari 50 langkah tanpa kehabisan napas," ujar Baber seperti dikutip Harrison.Ponsel Z8 dilaporkan berada dalam keadaan layak kerja dalam kondisi dingin dan tekanan rendah. Ponsel itu juga digunakan Baber untuk menghubungi keluarga dan teman-temannya. Bahkan, selain menelepon, Baber juga mengirim foto dan pesan teks dari berbagai lokasi jalur pendakian yang berbeda.Menurut Baber dalam sebuah wawancara via email dengan ComputerWorld, April silam, walau Everest telah didaki selama beberapa dekade, namun untuk pertama kalinya sebuah panggilan telepon akan dilakukan mengingat minimnya infrastruktur komunikasi di kawasan pegunungan Himalaya.Sebelumnya, menurut Baber, panggilan telepon juga pernah dilakukan dari puncak Everest. Hanya saja, hal itu tercapai berkat bantuan satelit telepon yang berat dan besar. Namun kini, sudah terdapat base station yang terpasang di Cina yang jangkauannya bisa mencapai sisi utara pegunungan Everest, sehingga diharapkan ponsel dapat digunakan di sana. (lni/ash)







Hide Ads