Tentara Dilarang Akses Situs 'Berbahaya'
- detikInet
Denver -
Para tentara militer Amerika Serikat (AS) tak lama lagi takkan memiliki kesempatan dan kesenangan untuk mengakses situs-situs populer. Pasalnya, Department of Defense (DoD) mengeluarkan perintah pelarangan mengakses 13 situs populer diantaranya YouTube dan MySpace.DoD akan mulai memblokir akses yang menuju ke 13 situs tersebut pada minggu depan. Menurut memo yang dikirimkan oleh Gen.B.B.Bell, panglima besar tentara Amerika Serikat di Korea, DoD akan mulai memblokir 13 situs yang diakses dari komputer dan jaringan DoD.Situs-situs yang masuk dalam daftar pelarangan tersebut adalah situs berbagi video YouTube, Metacafe, IFilm, StupidVideos, FileCabi, situs jaringan pertemanan MySpace, BlackPlanet, Hi5, situs musik Pandora, MTV, 1.fm, live365, dan situs berbagi foto site Photobucket.Menurut Bell, kebijakan ini diterapkan guna melindungi informasi dan mengurangi aktivitas pada jaringan DoD."Lalu lintas pengaksesan situs rekreasi itu berimbas pada jaringan resmi DoD dan kemampuan bandwidth, sementara hal ini juga memunculkan tantangan keamanan operasional yang signifikan," ujar memo tersebut.Angkatan bersenjata sebenarnya telah lama dihalangi untuk berbagi informasi yang dapat membahayakan misi atau keamanan mereka. Pelarangan ini berlaku baik pertukaran informasi yang melalui media elektronik atau yang lain.Namun kebijakan baru ini diklaim berbeda dengan kebijakan yang sudah ada tersebut. Dikutip detikINET dari AP, kebijakan baru ini menerapkan pelarangan bagi beberapa situs yang memungkinkan para anggota militer untuk saling berbagi gambar, pesan, audio dan video dengan teman atau keluarga mereka.Para personil angkatan bersenjata memang masih bisa mengakses situs-situs yang dilarang tersebut melalui komputer dan jaringan milik mereka. Namun, bagi tentara yang sedang bertugas di Irak maupun Afghanistan, jaringan dan komputer milik DoD adalah satu-satunya fasilitas yang tersedia.Pemberontak Irak maupun para pendukungnya telah mengirimkan beberapa video ke YouTube sejak musim gugur tahun lalu atau sekitar bulan Maret. Kemudian para personil militer AS baru-baru ini juga mengirimkan video-video yang menunjukkan perjuangan para tentara yang mengalahkan pemberontak serta juga video tentang pertemanan mereka dengan orang Irak.Dan dengan adanya peraturan baru ini berarti banyak personil militer yang tak lagi dapat menyaksikan kemajuan-kemajuan yang ditunjukkan oleh video-video dalam situs-situs tersebut. Noah Shachtman, yang menjalankan blog keamanan nasional dari Wired Magazine berpendapat, jika pelarangan DoD tersebut digunakan untuk mencegah para tentara dari menerima dan memberikan berita buruk, maka DoD juga harus mencegah mereka dari aktivitas menyediakan laporan positif dari arena perang.
(lni/dwn)