Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Lawan Pornografi Online, Kartun Polisi Dikerahkan

Lawan Pornografi Online, Kartun Polisi Dikerahkan


- detikInet

Beijing - Beberapa waktu lalu, Cina mengumumkan dimulainya kampanye melawan segala aktivitas 'nakal' di Internet. Diantaranya adalah melawan penyebaran konten pornografi dan judi online.Kini kampanye tersebut didukung oleh penciptaan karakter animasi polisi yang akan disebar di berbagai situs yang ada di Cina sebagai tanda pengawasan.Dikutip detikINET dari Playfuls.com, Senin (16/4/2007), negara tirai bambu tersebut berencana memperluas penggunaan karakter animasi polisi yang menjadi simbol pengawasan pemerintah atas seluruh situs dan forum online yang beredar di jagad maya Cina.Rencana ini bukan tanpa persiapan. Media Xinhua yang mengutip pernyataan pejabat keamanan publik Cina melaporkan, percobaan pertama pengadaan karakter polisi wanita dan pria di kawasan kota selatan Shenzhen dianggap berhasil. Alhasil pada akhir Juni nanti, karakter animasi tersebut akan diperkenalkan dan disebar di seluruh wilayah Cina.Pengenalan karakter animasi ini merupakan salah satu kampanye pemerintah dalam upaya memerangi konten berbahaya dan aktivitas gelap yang ada di dunia Internet Cina.Selain hal tersebut, yang menjadi target utama kampanye ini adalah pembasmian judi online, kegiatan pornografi dan penipuan online."Keberadaan masalah tersebut telah berimbas pada perkembangan yang sehat dari Internet, membawa dampak berbahaya bagi pikiran anak muda Cina, mengkontaminasi etos sosial dan mengganggu ketertiban sosial," ujar wakil menteri keamanan publik, Zhang Xinfeng.Permasalahan jagad maya Cina rupanya tak berhenti sampai disitu. "Permasalahan lainnya termasuk merebak dan merasuknya konten pornografi dari luar negeri serta kurangnya pengelolaan Internet dari dalam negeri Cina," tambah Zhang.Sudah sejak setahun yang lalu, karakter animasi polisi bernama Jingjing dan Chacha dalam balutan seragam melakukan 'patroli' di berbagai situs yang beredar di kawasan Shenzhen. Keduanya digambarkan sebagai sosok yang selalu mengumbar senyum dan mengapung seakan berada di papan selancar."Penampilan yang sederhana dari karakter-karakter tersebut akan mengingatkan pengguna Internet bahwa situs-situs yang mereka kunjungi berada di bawah pengawasan," ujar pakar Internet pemerintah Lu Benfu.Tak hanya sekadar diawasi kartun polisi, ribuan teknisi, sensor, pengawas chatroom dan polisi betulan pun ikut bekerja untuk memelihara pengawasan Internet tersebut.Media Xinhua mengungkap, Cina memiliki kurang lebih 123 juta pengguna Internet, kebanyakan dari mereka adalah remaja. Pemerintah Cina meyakini para remaja tersebut harus dilindungi dari dampak negatif dunia maya.Penyebaran animasi polisi untuk pengawasan Internet ini bukanlah usaha pertama Cina dalam membendung aliran konten 'nakal' di negaranya. Beberapa waktu lalu, puluhan ribu kafe Internet kecil sudah ditutup oleh pemerintah dengan tujuan pengawasan dan kontrol atas aktivitas online dapat lebih mudah. (lni/dwn)




Hide Ads