Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Ada Untungnya Juga Situs Golkar Diserang'

'Ada Untungnya Juga Situs Golkar Diserang'


- detikInet

Jakarta - Dibalik suatu bencana, biasanya ada hikmah yang bisa dipetik. Sempat diserangnya situs Golkar membuat anggota partai dan petinggi negara jadi sadar akan bahaya cyber crime.Sehari penuh Ballroom Hotel Sultan, di Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2007) disesaki oleh pria dan wanita berjas kuning. Berbagai wacana dan data terkait cyber crime dan penanggulangannya digulirkan para petinggi negara dan praktisi teknologi informasi dalam Seminar Nasional yang digelar DPP Golkar itu.Hasilnya, seminar ditutup dengan 44 kesimpulan yang sifatnya sementara, namun bisa dijadikan penunjang materi untuk pembahasan Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (RUU ITE) yang katanya jadi prioritas pemerintah dan DPR tahun ini.Ketua Steering Committee Zamharir AR mengatakan, kesimpulan sementara itu juga bisa dijadikan referensi bagi para praktisi dan akademisi.Melihat banyaknya hasil sementara yang dihasilkan dari acara cuap-cuap seharian itu, Wakil Ketua DPP Pusat Golkar Agung Laksono cuma bisa geleng-geleng kepala. "Kesimpulannya (sementara) saja ada 44 butir, apalagi pembahasannya nanti. Pasti begitu rumit," ujar Agung yang sehari-harinya bertindak selaku Ketua DPR itu.Terlihat pesimistis, memang. Namun setidaknya, para top level decision maker di negeri ini sudah mulai sadar akan pentingnya teknologi informasi bagi kemajuan negeri."Teknologi informasi di Indonesia berkembang sangat cepat meski saat ini penetrasi penggunaan Internet masih di bawah 6% atau sekitar 20 juta pengguna," kata Menkominfo Sofyan Djalil.Sofyan begitu menginginkan RUU ITE dapat diundangkan tahun ini juga supaya ada peraturan pemerintah yang melindungi aktivitas elektronik seperti transfer dana, transakasi perbankan via seluler dan Internet, atau pun mengenai e-procurement.Selain Sofyan, DPR juga bereaksi setelah acara seminar itu digelar. Dewan Perwakilan Rakyat menegaskan bakal memprioritaskan pembahasan mengenai RUU ITE pada masa persidangan tahun ini mengingat hal tersebut sudah kian mendesak seiring meningkatnya jumlah dan jenis cyber crime.Dirjen Aplikasi dan Telematika Depkominfo Cahyana Ahmadjayadi mengatakan, cyber crime merupakan kejahatan tingkat tinggi yang dilakukan oleh teknologi tinggi. "Artinya penanggulangannya juga mesti melalui pembahasan tingkat tinggi," selorohnya.Sementara itu, Ketua Umum Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) Teddy Sukardi berpendapat, senjata pamungkas untuk menangkal cyber crime adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan sinyal bahaya kejahatan berbasis TI tersebut.Beragam opini dan wacana saling-silang di acara seminar. Masih belum ada kesimpulan tetap, masih bersifat sementara. Tapi yang pasti, para petinggi negara dan kader Partai Golkar sudah mulai memberi perhatian untuk masalah yang satu ini."Mungkin ada berkahnya juga Golkar pernah merasakan cyber crime (saat situsnya diserang beberapa waktu lalu)," ucap Teddy yang disambut tawa peserta seminar. (rou/ash)




Hide Ads