Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tenteng Laptop Bikin Hidup 'Lebih' Hidup?

Tenteng Laptop Bikin Hidup 'Lebih' Hidup?


- detikInet

New York - Keberadaan perangkat personal nirkabel memang jadi gengsi tersendiri.Profesional dan canggih, adalah gambaran pertama yang ditangkap saat mendapati sosok penggunanya.Karena kecanggihannya, penggunaan perangkat tersebut memang semakin membantu menyelesaikan pekerjaan saat sedang menikmati urusan pribadi. Bukan tak mungkin, garis batas dua urusan tersebut melebur dan akhirnya menyatu.Penelitian yang dilakukan oleh Yahoo! HotJobs mengungkap, keterikatan dengan perangkat nirkabel seperti Blackberry, laptop maupun perangkat lain sejenis ternyata telah mengaburkan garis kehidupan profesional sebagai pekerja dengan kehidupan pribadi.Reuters yang dikutip detikINET, Selasa (10/4/2007) melansir,sebanyak 75 persen responden mengakui mereka menggunakan perangkat nirkabel utamanya untuk pekerjaan dan kehidupan pribadi. Sementara hampir 30 persen responden hanya mematikan perangkat tersebut selagi mereka tidur."Perangkat nirkabel sungguh merupakan alat komunikasi yang luar biasa," ujar Susan Vobejda, wakil presiden pemasaran di Yahoo! HotJobs.Penelitian yang melibatkan 900 responden dari kalangan pekerja profesional ini menyimpulkan 81 persen pekerja tak pernah melepas ponsel mereka, 65 persen selalu menggunakan laptop untuk saling berhubungan dan 19 persen sisanya telah mengadopsi ponsel cerdas, yang merupakan ponsel dengan fitur seperti komputer.Vobejda mengatakan perangkat nirkabel merupakan sebuah kenyataan profesional dan kaum pekerja memang harus membatasi penggunaannya.Kebanyakan responden menyatakan rasa senangnya atas keberadaan perangkat nirkabel tersebut, namun lebih dari seperempat responden berpikir keberadaan perangkat nirkabel membuat mereka dikekang perusahaan."Sebanyak 67 persen responden mengaku tetap dipesan untuk selalu menggunakan perangkat nirkabel demi meneruskan pekerjaan sekalipun sedang berlibur. Hal ini mengindikasikan para pekerja sedang menghadapi pekerjaan berlebih," ujar Vobejda.Orang-orang yang tidak dapat mematikan perangkatnya ia sarankan untuk berani bersuara jika mereka merasa telah bekerja berlebihan. Serta berani berkata tidak apabila urusan pekerjaan menjadi terlalu mengganggu kehidupan pribadi.Disamping sebagai alat pengatur jadwal pertemuan dan perjanjian bisnis, seharusnya perangkat nirkabel juga dapat digunakan untuk menjadwalkan waktu luang."Menjadi sangat penting bagi pekerja untuk menetapkan batas kapan dan bagaimana berhenti sejenak dari perangkat nirkabel. Hal ini akan menyeimbangkan kehidupan kerja dengan kehidupan pribadi," saran Vobejda. (lni/dwn)




Hide Ads