Kiamat Untuk Domain .xxx!
- detikInet
Jakarta -
Nasib domain khusus situs porno, .xxx, lagi-lagi harus kandas di tangan ICANN. Dalam pemungutan suara proposal domain itu ditolak lagi. ICM Registry adalah pihak yang getol mengajukan pembuatan nama domain dengan akhiran .xxx. Nama domain itu diharapkan bisa melokalisasi situs-situs porno dan, tentunya, menghasilkan bisnis bagi ICM. Proposal pengajuan versi revisi telah diserahkan ICM ke Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), organisasi yang berwenang soal nama domain di dunia. Seperti dikutip detikINET dari NewsFactor, Sabtu (31/3/2007), ICANN telah melakukan pemungutan suara untuk menolak atau menyetujui proposal tersebut pada Jumat 30 Maret 2007 di Lisabon, Portugal. Hasilnya, hanya 5 dari 14 suara yang menyetujui .xxx, 9 sisanya menolak. Perdebatan cukup panas dilaporkan berlangsung pada pembahasan tersebut. Dalam sesi dua jam, berbagai isu seputar .xxx diangkat dan dibahas. Salah satunya adalah kemungkinan ICANN akan 'terpaksa' menentukan siapa saja yang berhak menggunakan nama domain .xxx jika proposal itu disetujui. "Dalam perjanjian dengan ICM (pada proposal tersebut-red) ada skenario yang memungkinkan kami (ICANN-red) melakukan manajemen dan pengawasan terhadap konten (pada situs dengan nama domain .xx). Ini berlawanan dengan mandat ICANN sebagai organisasi teknis," tutur anggota Dewan ICANN, Steven Goldstein. Vincent Cerf, Chairman ICANN, mengatakan pertemuan itu menegaskan bahwa proposal .xxx ditolak. Hal itu, ujar Cerf, berarti proposal .xxx tidak bisa diajukan lagi dalam waktu dekat. Domain .xxx mungkin bisa diajukan lagi di masa mendatang ketika ICANN membuka kesempatan untuk pendirian akhiran domain baru. Namun hal itu mungkin baru akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan.
(wsh/wsh)