Nila Tanzil Bicara Blog dan Menteri Malaysia
- detikInet
Jakarta -
Menteri Pariwisata Malaysia Datuk Seri Tengku Adnan Tengku Mansor mengatakan bahwa apa yang ditulis seorang wartawati Indonesia dalam blog-nya adalah bohong. Tulisan tersebut ada di blog "LiFe Is BeauTiful" milik Nila Tanzil, berjudul "Malaysia Tourism Board, Disappointing" (Dewan Pariwisata Malaysia Mengecewakan).Nila adalah seorang Public Relation Consultant di sebuah perusahaan PR di Jakarta. Perjalanannya ke Malaysia adalah dalam rangka liputan untuk acara "Melancong Yuk!" yang tayang di SCTV. Oleh SCTV, tepatnya acara Liputan 6, Nila dikontrak sebagai presenter acara tersebut dengan status pekerja lepas.Saat dihubungi detikINET, Nila bercerita bahwa tulisan tersebut dia buat pada tanggal 1 Februari 2007, usai merampungkan perjalanan lima hari di Malaysia pada 25-30 Januari 2007."Setelah itu, aku dapat kabar dari orang SCTV bahwa tulisanku bikin heboh orang Malaysia Tourism Board. Lalu oleh orang SCTV dijawab bahwa tulisan itu bersifat pribadi, tidak ada kaitan dengan SCTV," papar Nila.Nila mengaku bingung, kenapa Tengku Adnan mengatakan tulisannya bohong. "Kalau memang pernyataannya me-refer ke tulisanku, aku ingin tahu bagian mananya yang tidak benar. Pihak mereka tidak ada yang mengklarifikasi ke aku. Kok dia bilang itu bohong?" kata Nila.Kontroversi akibat pernyataan Tengku Adnan, menurut Nila telah berlangsung sejak minggu lalu. Banyak blog yang menulis tentang pernyataan Tenku Adnan yang mengatakan: "semua blogger adalah pembohong, dari 10 ribu blogger pengangguran, 8 ribu di antaranya adalah wanita.""Baru kemarin Tengku Adnan mengklarifikasi bahwa yang dia maksud adalah blogger Indonesia," Nila berujar.Berubah NasibTak hanya membuat gerah pihak Tourism Board Malaysia, tulisan Nila di blog merubah nasibnya di acara "Melancong Yuk!"."Setelah kejadian itu, SCTV membatalkan perjalananku ke Makassar. Dan sampai sekarang tidak ada kabar dari orang SCTV, dan tidak ada surat resmi tentang statusku sekarang ini," kata Nila. "Aku jadi bingung, padahal di kontrak tidak disebutkan ada larangan menulis blog," ujarnya sambil tertawa.Nila mengatakan tidak ada maksud buruk di baling tulisannya. "Aku berharap pihak Malaysia Tourism Board dapat mengambil input positif dari apa yang aku tulis di blog, untuk memperbaiki Visit Malaysia tahun depan. Kalau mau klarifikasi, silahkan klarifikasi," tuturnya.Sementara untuk para blogger, Nila berpesan agar tidak takut menuliskan kebenaran. "Tetaplah menulis. Keep telling the truth! Selama apa yang kita tulis benar, nggak usah takut," tandasnya.
(nks/nks)