Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Cina Batasi Penggunaan Uang Virtual

Cina Batasi Penggunaan Uang Virtual


- detikInet

Beijing - Pemerintah Cina menyerukan agar situs-situs membatasi penggunaan uang virtual, sebagai bentuk kewaspadaan atas kemungkinan digunakannya kredit online sebagai sarana pencucian uang atau perdagangan terlarang.Telecomasia.net yang dikutip detikINET, Kamis (8/3/2007) melansir, seruan tersebut terkait dengan upaya pemerintah memperketat kontrol atas industri online Cina yang tumbuh pesat. Kredit online paling populer di Cina saat ini adalah "QQ coins" dari situs Tencent.com yang tercatat telah memiliki 220 jutapengguna. Pihak Tencent menolak menyebutkan jumlah kredit yang telah dijualnya.Mengutip pernyataan ahli keuangan, media setempat mengatakan bahwa popularitas "QQ coins" dapat mempengaruhi kemampuan pemerintah dalam mengontrol peredaran mata uang yang sebenarnya. Bank Central Cina juga telah mengeluarkan peringatan tentang penggunaan uang virtual.Pengguna layanan tersebut biasanya memanfaatkan kredit online untuk berjudi, membayar layanan telepon seks dan belanja online. Pihak berwenang tengah menyelidiki kemungkinan kredit online tersebut juga digunakan sebagai sarana pencucian uang. (lni/nks)





Hide Ads