Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bisnis Porno Merambah Situs Jaringan Pertemanan

Bisnis Porno Merambah Situs Jaringan Pertemanan


- detikInet

Las Vegas - Industri esek-esek sepertinya tak akan surut dimakan waktu, terlebih di negara yang menganut gaya hidup bebas. Bisnis porno kini merambah situs jaringan pertemanan.Sebagai bagian dari strategi perluasan pasar, mereka (industri porno-red) kini melibatkan situs-situs ternama seperti YouTube untuk memuat 'hasil karya' mereka ke situs jaringan pertemanan. Pameran industri seks pun digelar besar-besaran untuk memperkenalkan situs mereka.Para pengunjung AVN Adult Entertainmeny Expo, pameran industri seks terbesar dunia di Las Vegas, tidak hanya bisa melihat wanita-wanita cantik berpakaian minim yang dipajang bak barang dagangan, tapi juga bisa melihat mereka beraksi erotis melalui situs YouTube, MySpace dan situs-situs reality show televisi.Juru bicara AVN Adult Entertainmeny Expo, Daniel Fairchild, mengungkapkan situs versi baru berisi hal-hal yang berbau pornografi dari MySpace yakni xpeeps.com, yang telah dirilis online dalam format beta 8 bulan lalu.Seperti mainstream kebanyakan situs lain, xpeeps memiliki fitur ruang chat, forum dan terkadang dimunculkan daftar lowongan kerja bagi orang-orang dewasa yang menyukai hiburan dewasa.Kepada AFP, yang dikutip detikINET, Jumat (12/1/2007), Fairchild menekankan bahwa Xpeeps adalah versi porno MySpace. Situs tersebut merupakan komunitas online bagi para profesional industri seks, orang-orang amatir dan para penggemar seks.'Gilanya' lagi, Relax Entertainment malah merekrut wanita muda dari MySpace untuk dijadikan "MySpace Invanders", sebuah proyek CD porno interaktif yang juga menghubungkan penonton dengan halaman yang memuat aksi mereka di situs jaringan pertemanan.Wanita dalam video itu dibayar antara US$ 150 (Rp 1,3 juta) hingga US$ 500 (Rp 4,5 juta), tergantung apa yang ia lakukan di depan kamera. CD tersebut kabarnya mulai dipasarkan secara internasional melalui Internet dua minggu ke depan.Sementara itu, situs YouTube juga dibuatkan versi pornonya 6 bulan lalu. Situs bernama PornoTube itu memang bukan dibuat oleh perusahaan yang sama dengan YouTube, tapi popularitasnya cukup bagus. Situs itu menanjak ke dalam daftar 20 besar situs top berdasar pantauan jumlah pengunjung yang dilakukan oleh perusahaan riset Alexis.Tren bisnis seks online ini juga menjangkiti tiga broker real estate yang memilih beralih haluan ke industri esek-esek ini. Mereka mendirikan perusahaan bernama Wink dan situs pornonya telah terekspos di Internet hanya 2 hari sebelum pameran berlangsung. Mengusung NakedSword.com, Brian Kavanagh -- salah satu pendiri Wink -- mengakui bahwa industri seks lebih menguntungkan daripada industri real estate yang sedang melemah. (dwn/dwn)






Hide Ads