YouTube Ditutup di Iran
- detikInet
Tehran -
Sensor internet di Iran kini makin ketat. Seperti halnya layanan-layanan online lain yang dilarang di Iran, layanan berbagi video YouTube.com juga tidak dapat diakses netter Iran.Tidak diketahui sejak kapan situs ini ada di daftar situs terlarang Iran. dalam situs yang diblack list. Kelompok pendukung kebebasan media Reporters Without Borders yang berbasis di Paris mengatakan YouTube telah diblokir sekitar lima hari lalu.Associated Press yang dikutip detikINET, Rabu (6/12/2006) melansir, setiap kali akan membuka situs YouTube.com, para pengguna internet (netter) Iran akan disuguhi tulisan "On the basis of the Islamic Republic of Iran laws, access to this Web site is not authorized" (Atas dasar hukum Republik Islam Iran, akses ke situs ini dinyatakan terlarang-red). Peringatan yang sama juga muncul di situs-situs yang dilarang pemerintah, yaitu situs-situs oposisi dan yang mengandung materi pornografi.Ulama aliran Syiah biasanya rutin memblok situs-situs oposisi, termasuk blog dan sejumlah situs berisi pesan ilegal. Jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun.Reporters Without Borders menilai batasan digital kini merupakan aturan yang ditetapkan pemerintah. "Pemerintah berusaha membuat batasan digital untuk membendung budaya dan berita-berita asing -- sebuah visi internet yang mengkhawatirkan masa depan negara," ungkap pernyataan kelompok tersebut.Selama bulan Oktober, Reporters Without Borders menetapkan Iran sebagai salah satu dari 13 negara dengan sensor online terburuk. Negara-negara lain yang termasuk kategori ini adalah Belarus, Cina, Kuba, Mesir, Myanmar, Korea Utara, Arab Saudi, Syria, Tunisia, Turkmenistan, Uzbekistan dan Vietnam.
(nks/nks)