Kisah Sedih Influencer Bayar Rp 149 juta Pulihkan Keperawanan

Kisah Sedih Influencer Bayar Rp 149 juta Pulihkan Keperawanan

ADVERTISEMENT

Kisah Sedih Influencer Bayar Rp 149 juta Pulihkan Keperawanan

tim detikINET - detikInet
Selasa, 24 Jan 2023 18:00 WIB
Júlia Medeiros
Seorang influencer rela membayar USD 10 ribu atau sekitar Rp 149 juta demi mengembalikan keperawanannya. Ternyata ada kisah sedih di baliknya. Foto: Instagram/@juju.brazil
Jakarta -

Seorang influencer rela membayar USD 10 ribu atau sekitar Rp 149 juta demi mengembalikan keperawanannya. Ternyata ada kisah sedih di baliknya. Kisah ini dialami oleh perempuan asal Miami, Júlia Medeiros dan kemudian viral di media sosial.

Medeiros memilih untuk melakukan operasi rekonstruksi hymen (selaput dara) karena dia merasa seks pertamanya adalah sebuah kesalahan.

"Aku saat itu berusia 17 tahun dan kehilangan keperawananku pada laki-laki berusia 30 tahun," katanya sebagaimana melansir NY Post.

"Seperti kebanyakan perempuan, aku tertipu. Aku dijanjikan pernikahan dan buah hati seperti di dongeng-dongeng. Buktinya ketika dia mendapatkan yang dia inginkan, dia tidak menepati janjinya," sambung Medeiros.

Medeiros mengaku adalah perempuan yang sangat romantis, karena itu dia ingin pengalaman bercintanya menjadi momen yang spesial. Dia pun memilih untuk menunggu datangnya orang yang bisa membuka hatinya lagi.

Operasi hymen seperti yang dijalani Medeiros dilakukan dengan mengambil sisa selaput dara yang terdapat di dinding vagina untuk disatukan kembali. Operasi ini dikenal dengan sebutan hymenoplasty.

Hymenoplasty menjadi cara untuk memperbaiki selaput dara yang rusak karena berbagai alasan. Selaput dara bisa rusak akibat cedera, kekerasan seksual, atau memang karena hubungan seksual konsensual. Saat ini, ada beberapa klinik yang menyediakan perawatan tersebut dengan rentang harga yang beragam.

Di berbagai negara, makna keperawanan memiliki arti yang berbeda-beda. Keperawanan seringnya dianggap sebagai kondisi selaput dara yang masih utuh hingga pertama kali melakukan hubungan intim. Namun, para dokter sepakat bahwa selaput dara tidak bisa menjadi tolak ukur sebab selaput dara bisa robek karena berbagai alasan.



Simak Video "Demam Citayam Fashion Week Melanda Parepare"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT