Penyebab Jack Ma Dijegal Xi Jinping Sampai Tak Berkutik

Penyebab Jack Ma Dijegal Xi Jinping Sampai Tak Berkutik

ADVERTISEMENT

Penyebab Jack Ma Dijegal Xi Jinping Sampai Tak Berkutik

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 15 Jan 2023 16:00 WIB
Pendiri Alibaba Jack Ma kembali tiarap setelah sempat hilang dari publik, mengapa demikian?
Jack Ma. Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Terakhir kali Jack Ma tampil di hadapan publik adalah September 2020, ketika berpidato di Shanghai. Waktu itu dengan berani Jack Ma mengkritik sistem keuangan dan perbankan China, serta menilai regulator menghambat pertumbuhan.

Sejak itulah dia seperti menghilang, tak pernah lagi berbicara di depan umum sampai hari ini atau lebih dari 2 tahun kemudian. Pemerintah China, konon atas perintah langsung Xi Jinping, benar-benar membatasi ruang geraknya walau secara fisik, Jack Ma bebas.

Jack Ma akhirnya kena batunya usai pidatonya tersebut. "Karena Jack Ma terlalu provokatif, tidak sejalan dengan pendekatan baru pemerintahan Xi Jinping, dia tentu adalah target alami bahwa perubahan besar sudah dimulai," kata Duncan Clark, mantan penasihat Jack Ma beberapa waktu lalu.

Ada juga yang berpendapat pentolan teknologi itu terlalu populer, presiden Xi Jinping saja kalah. "Xi Jinping mendominasi headline tentang kesuksesan China, nama dan wajahnya tapi tergantikan di tahun-tahun belakangan oleh pentolan teknologi, terutama Jack Ma," sebut Daily Mail.

Pastinya, dikutip detikINET dari Nikkei, kepemimpinan Presiden Xi Jinping telah memperketat kontrol pada raksasa teknologi dan orang kaya atas nama 'kemakmuran bersama' dan mengatasi kesenjangan. Sebagai pengusaha teknologi yang kaya, Ma kehilangan tempatnya di China.

Jack Ma saat ini sudah berbeda dari yang dulu. Dia sepertinya sudah tak mengurus perusahaannya dengan intensif, bahkan kendalinya atas Ant Group pun lepas belum lama ini. Sebelumnya, Alibaba juga kena denda besar oleh pemerintah China atas praktik monopoli.

Ma menjadi pebisnis besar sebagian besar karena jasa Jiang Zemin, mantan presiden China yang baru-baru ini meninggal dunia. Pengusaha swasta seperti Ma pernah dianggap sebagai 'kapitalis' dan tidak diizinkan bergabung dengan Partai Komunis. Itu diubah oleh Jiang.

Langkah Jiang adalah awal dari periode neoliberal, dengan menyusutkan bisnis milik negara dan memanfaatkan sepenuhnya kekuatan pasar. Kini, China membuat perubahan tajam di mana Xi Jinping memberi kekuasaan signifikan pada perusahaan milik negara dan memperketat cengkraman Partai Komunis di semua sektor ekonomi.

Jack Ma pun jadi salah satu yang terkena dampak besarnya. Mungkin dia tidak akan pernah lagi banyak berbicara di depan umum sampai waktu yang sangat lama.



Simak Video "Jack Ma Akhirnya Bicara, Bahas Nasib Guru dan Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT