Dorong Inovasi Indonesia, Luhut: Bikin, Pasti Kita Beli!

Dorong Inovasi Indonesia, Luhut: Bikin, Pasti Kita Beli!

ADVERTISEMENT

Dorong Inovasi Indonesia, Luhut: Bikin, Pasti Kita Beli!

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 07 Des 2022 15:30 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan di Acara Google
Foto: Aisyah Kamaliah/detikcom
Jakarta -

Inovasi digital yang dibuat oleh SDM Indonesia sangat didukung pemerintah menurut Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang dilimpahkan sumber daya luar biasa, baik sumber daya manusia (SDM) hingga sumber daya alam (SDA).

"Negerimu itu luar biasa. We have so many talents in Indonesia, kita hanya butuh pemimpin yang kuat," ujar Luhut dalam acara Google for Indonesia, Rabu (7/12/2022).

Namun, apa yang terjadi justru cukup memprihatinkan. Pemanfaatan SDM di Indonesia belum bisa didorong secara maksimal sehingga hasil yang dirasakan belum bisa maksimal pula.

Luhut mencontohkan soal kekurangan parasetamol yang dihadapi Indonesia ketika COVID-19. Indonesia sempat menghadapi masalah. Karena adanya lockdown, Indonesia sempat tidak mendapatkan impor dari India.

"Saya bilang dalam diri, masa parasetamol kita harus impor?" ucapnya.

Akhirnya, pemerintah berkaca dan berusaha untuk memanfaatkan teknologi dan menyerap digitalisasi. Yang pada akhirnya, Indonesia pun membuat eKatalog guna meningkatkan inovasi dari bangsa sendiri.

"Apa yang kita buat harus masuk (eKatalog). Kau harus buat dalam negeri. Ciptakan, semua bisa dibuat di sini. Bikin, pasti kita beli," tegas Luhut.

Di satu sisi, Luhut tidak memungkiri bahwa masih ada PR untuk meningkatkan inovasi dari Indonesia. Salah satunya adalah kebutuhan akan investor di sektor digital.

"Luasnya negaramu membuat membangun infrastruktur tidaklah mudah. Indonesia butuh investor digital sector," tandasnya.



Simak Video "Luhut Tegas Peringatkan AS: Jangan Ganggu Pertumbuhan Ekonomi RI! "
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT