Target Gila Elon Musk, Raup Semiliar Pengguna Twitter dalam 18 Bulan

Target Gila Elon Musk, Raup Semiliar Pengguna Twitter dalam 18 Bulan

ADVERTISEMENT

Target Gila Elon Musk, Raup Semiliar Pengguna Twitter dalam 18 Bulan

Anggoro Suryo - detikInet
Rabu, 30 Nov 2022 19:00 WIB
Lewat Email, Elon Musk Mulai PHK Massal Karyawan Twitter
Foto: DW (News)
Jakarta -

Setelah berbagai aksi menghebohkan yang dilakukan sejak mengakuisisi Twitter, kini Elon Musk mengungkap target untuk jejaring media sosial tersebut.

Target itu adalah jumlah pengguna bulanan mencapai 1 miliar, yang dicapai dalam waktu 12 sampai 18 bulan. Bisa dibilang ini adalah target yang sangat tinggi. Sebagai perbandingan, WhatsApp saat ini "hanya" punya 2 miliar pengguna aktif perbulan.

Semiliar pengguna untuk Twitter ini bisa jadi adalah hal yang akan sulit dicapai, sekalipun Musk dan para pegawai Twitter bekerja dengan sangat "hardcore", demikian dikutip detikINET dari BGR, Rabu (30/11/2022).

Namun menurut hitung-hitungan Musk, target ini bisa saja dicapai. Pasalnya dalam salah satu slide presentasinya, dalam periode tujuh hari yang berakhir pada 16 November, Twitter mendapat 2 juta pengguna baru setiap harinya, atau naik 66% dibanding setahun sebelumnya.

Lalu Twitter juga mencatatkan 8 miliar menit pengguna aktif per hari, yang ditorehkan sebelum 15 November lalu, naik 30% dibanding setahun sebelumnya. Mungkin bagi Musk, melesatnya jumlah pendaftar baru Twitter ini bisa menunjukkan pertumbuhan jumlah Twitter ke depannya.

"Saya pikir saya melihat jalan bagi Twitter untuk melewati satu miliar pengguna bulanan dalam 12 sampai 18 bulan," kicau Musk di akun Twitternya.

Sebagai informasi, The Register menyebut Twitter pada Q2 2022 lalu mencatatkan 238 juta pengguna. Artinya untuk memenuhi target Musk itu Twitter perlu meningkatkan jumlah penggunanya hingga empat kali lipat.

Namun Musk sayangnya tak mengungkap strategi apa yang akan dipakai untuk mencapai target tersebut. Terlebih lagi ia sudah memecat ribuan pegawai sejak ia mengakuisisi Twitter, dan hanya menyisakan pegawai yang mau bekerja secara "hardcore".

Namun yang jelas dalam slide presentasinya itu Musk mengungkap kalau Twitter akan merekrut pegawai baru. Tentu hal ini tak cukup untuk bisa mencapai target gila itu, karena Twitter perlu hal baru, mungkin fitur baru, untuk bisa menarik pengguna baru.

Selain itu Musk pun perlu mengeluarkan uang lebih banyak untuk menggaji pegawai baru yang bertalenta, termasuk menyiapkan infrastruktur yang lebih mumpuni untuk fitur-fitur baru yang nantinya mungkin akan ditambahkan.

Salah satu hal yang bisa dilakukan Musk adalah meniru aplikasi seperti WeChat, platform super app di China yang bisa dibilang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga China. Musk sendiri menyebut Twitter sebagai "Twitter 2.0, The Everything App".



Simak Video "Elon Musk Kunci Akun Twitter Miliknya, Kenapa?"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT