Elon Musk Ingkar Janji, Masih Ada Pegawai Twitter yang Kena PHK

Elon Musk Ingkar Janji, Masih Ada Pegawai Twitter yang Kena PHK

ADVERTISEMENT

Elon Musk Ingkar Janji, Masih Ada Pegawai Twitter yang Kena PHK

Anggoro Suryo - detikInet
Sabtu, 26 Nov 2022 16:39 WIB
Untuk membeli perusahaan media sosial tersebut, Musk akan menyelesaikan kesepakatan senilai $44 miliar.
Foto: Getty Images/Justin Sullivan
Jakarta -

Pada rapat dengan semua pegawai Twitter Senin (21/11) lalu, CEO Twitter Elon Musk menyebut tak ada rencana PHK lagi di Twitter. Namun kini ternyata ada sejumlah engineer yang dipecat.

PHK tersebut bahkan dilakukan pada sehari sebelum perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat. Di mana ada beberapa engineer Twitter yang menerima email berisikan informasi PHK tersebut, yang dilakukan karena kode bikinan mereka tidak memuaskan.

Selain itu ada juga yang menerima email berisi peringatan karena performanya tidak memuaskan, dan diminta untuk memulihkan kepercayaan Twitter terhadap si pegawai dengan menunjukkan kontribusinya terhadap tim.

Nasib engineer yang baru dipecat ini lebih buruk ketimbang para pegawai yang memilih untuk mengundurkan diri setelah diultimatum Musk, karena hanya mendapat pesangon satu bulan gaji, bukan tiga bulan.

Pesangon itu pun hanya diberikan jika mereka mau menandatangani surat perjanjian yang isinya antara lain tak akan menuntut Twitter di masa depan. Salah engineer yang dipecat itu adalah Ikuhiro Ihara, yang ada di balik perubahan jumlah karakter di Twitter menjadi 280 karakter pada 2017 lalu, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Sabtu (25/11/2022).

Informasi pemecatan ini berasal dari Alex Heath dan Gergely Orosz, yang memposting informasi ini di akun Twitter mereka. Orosz juga memposting cerita seorang engineer yang menjadi korban pemecatan tersebut.

Engineer itu bernama Yiwei Zhuang yang mengaku dipecat sehari sebelum Thanksgiving dan tanpa alasan. Sedihnya, Zhuang berada di AS dengan visa H1B, yang diberikan untuk pegawai asing dengan kemampuan khusus di bidang tertentu. Ia terancam dideportasi dan hanya punya waktu 60 hari untuk mencari pekerjaan baru, yang mungkin akan sulit karena saat ini adalah musim liburan di AS.

Sebelumnya diberitakan, setelah memecat hampir dua pertiga pegawai Twitter dalam kurun waktu tiga minggu, kini Elon Musk mengaku bakal mencari pegawai baru. Sebagai informasi, sebelum diakuisisi Musk Twitter punya 7.500 pegawai. Kini, tiga minggu setelah diakuisisi, pegawai Twitter tinggal 2.700.

Dalam pertemuan dengan para pegawai Twitter yang tersisa, ia mengaku kalau sudah tak ada lagi PHK. Dia secara aktif akan merekrut pegawai baru untuk posisi engineer dan sales. Informasi ini berasal dari dua orang yang mengikuti rapat tersebut dan merekamnya, yang didapatkan oleh The Verge.



Simak Video "Elon Musk Kunci Akun Twitter Miliknya, Kenapa?"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT