5 Aliran Aneh di Jepang, Ajarannya Bikin Geleng-geleng Kepala

5 Aliran Aneh di Jepang, Ajarannya Bikin Geleng-geleng Kepala

ADVERTISEMENT

5 Aliran Aneh di Jepang, Ajarannya Bikin Geleng-geleng Kepala

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 19 Nov 2022 05:40 WIB
Bangunan Sekai Mahikari Bunmei Kyodan
Bangunan Sekai Mahikari Bunmei Kyodan. Foto: Listverse
Jakarta -

Aliran aneh ada di berbagai belahan dunia. Di Jepang, aliran-aliran aneh atau sekte sesat lumayan banyak. Bahkan ada yang melakukan kekerasan dan menimbulkan kematian, seperti Aum Shinrikyo.

Seperti dikutip detikINET dari Listsverse, berikut 5 aliran di Jepang dengan ajaran anehnya yang bikin geleng-geleng kepala:

Gerakan Yamagishi

Peternak ayam Miyozo Yamagishi, membentuk kelompok masyarakat pedesaan di 1952, untuk menampung mereka yang merasa terasing dengan industrialisasi Jepang. Sejak saat itu, kelompok ini memiliki ribuan pengikut di Jepang dan berbagai belahan dunia.

Para anggotanya hidup bersama dalam komunitas kecil. Mereka mencukupi kebutuhan dengan menjual sayuran serta hasil ternak. Seluruh benda adalah milik bersama. Mantan anggota kelompok ini menyebut orang yang ingin masuk diminta mendonasikan seluruh miliknya. Para pemimpin kemudian mengatur hidup mereka dengan ketat. Sementara anak-anak berusia 5 tahun ke atas dipisahkan untuk latihan hidup mandiri.

East Asia Anti-Japan Armed Front

Para pelajar garis kiri yang membenci agresi pada kaum minoritas di Jepang dan juga negara lain membentuk aliran ini di akhir 1960-an. Mereka menyatakan sebelum kedatangan orang Jepang, warga asli di negara itu hidup bersama secara harmonis dengan alam.

Antara 1974 sampai 1975, mereka melakukan serangan bom pada industri yang dinilai mengeksploitasi etnik tertentu dan penduduk Asia lain. Serangan ke kantor Mitsubishi membunuh 8 orang dan melukai yang lainnya. Polisi membubarkan kelompok ini dan para pemimpinnya dijatuhi hukuman mati atau seumur hidup.

Ho No Hana Sampogyo

Lebih dikenal dengan nama aliran pembaca kaki, sosok bernama Hogen Fukuga pada tahun 1980 mengklaim sebagai penerus Yesus dan Buddha. Dia mengklaim punya kekuatan untuk melacak penyakit dan melihat masa depan, hanya dengan melihat kaki seseorang. Ternyata banyak yang percaya kala itu, hingga puluhan ribu orang.

Dia menyelenggarakan seminar berharga mahal dengan janji peserta akan sembuh sakitnya dan selesai masalahnya. Ia menerima banyak sekali uang dari yang percaya. Polisi kemudian mencium praktik busuknya dan Hogen dipenjara 12 tahun.

Halaman selanjutnya, Kofuku-No-Kagaku>>>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT