Fitur Shopee Ini Jadi Andalan Demibumi Promosi Produk Ramah Lingkungan

Fitur Shopee Ini Jadi Andalan Demibumi Promosi Produk Ramah Lingkungan

ADVERTISEMENT

Fitur Shopee Ini Jadi Andalan Demibumi Promosi Produk Ramah Lingkungan

Arief Budiman - detikInet
Rabu, 19 Okt 2022 16:21 WIB
Shopee
Foto: dok. Shopee
Jakarta -

Inspirasi dapat datang dari mana saja, seperti kisah Jessica Halim, pemilik UMKM Demibumi yang mempunyai kepedulian terhadap lingkungan. Dia bersama sahabatnya Juliana Goenawan mendirikan sebuah platform edukasi bernama Demibumi pada 2018 lalu.

Namun Jessica dan Juliana sadar bahwa edukasi saja tidak cukup, sehingga pada tahun 2019 mereka menghasilkan berbagai produk rumah tangga alternatif yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat.

Jessica mengatakan berkat latar belakang profesinya serta mengajak Juliana itulah mereka menciptakan produk rumah tangga yang tidak menghasilkan sampah agar lebih ramah lingkungan.

"Memanfaatkan latar belakang saya sebagai desainer kreatif, saya bersama Juliana lalu memutuskan menciptakan produk-produk rumah tangga yang tidak menghasilkan sampah dan lebih ramah lingkungan sebagai bagian dari misi edukasi kami untuk gaya hidup yang lebih ramah lingkungan," ujar Jessica dalam keterangannya, Rabu (19/10/2022).

Mereka meluncurkan produk ramah lingkungan pertamanya berupa jaring serut pengganti kantong plastik. Ternyata sambutan masyarakat sangat positif, khususnya mereka yang sangat peduli terhadap lingkungan.

"Saya tidak menyangka bahwa masyarakat menyambut baik produk kami. Banyak permintaan kemudian datang ke kami, khususnya permintaan akan produk-produk rumah tangga lainnya yang sesuai dengan gaya hidup ramah lingkungan," ungkap Jessica.

Melihat antusiasme dari masyarakat yang positif, Jessica dan Juliana mulai berinovasi mengembangkan beragam jenis produk ramah lingkungan, termasuk produk upcycle.

"Produk upcycle ini mulanya dari sampah yang kami olah menjadi produk pakai ulang, bahkan bisa menggantikan plastik sekali pakai," ujar Jessica.

Namun seiring berjalannya waktu, akhirnya Jessica dan Juliana mendapati respons banyak pelanggan yang meminta mereka untuk membuka toko di Shopee.

"Seiring berjalannya waktu, banyak pelanggan yang meminta kami untuk membuka toko di Shopee supaya lebih mudah dibeli dari berbagai kota. Tadinya kami hanya menjual dengan sistem titip jual di toko-toko, karena adanya permintaan untuk buka di Shopee, kami pun memutuskan untuk bergabung bersama Shopee pada tahun 2020 pada awal pandemi," jelas Jessica.

Beruntung karena telah mendigitalisasi bisnis di awal pandemi, Demibumi bisa menjangkau pelanggan yang lebih luas dan memudahkan akses pelanggan untuk mendapatkan produk ramah lingkungan dengan mudah dan efisien.

ShopeeFoto: dok. Shopee

Memasuki tahun ke-3 bersama Shopee, Demibumi terus mengembangkan inovasi produknya dengan menciptakan 200 jenis produk yang lebih ramah lingkungan untuk mengakomodir permintaan pelanggan.

"Shopee menjadi jembatan antara Demibumi dengan mereka yang sadar akan gaya hidup ramah lingkungan," ungkap Jessica.

Selain itu, Jessica beranggapan bahwa banyak pelanggan yang merasa nyaman membeli melalui Shopee.

"Banyak pelanggan yang merasa nyaman membeli melalui Shopee. Apalagi fitur dan promo di Shopee menarik pelanggan untuk membeli produk kami," lanjutnya.

Jessica mengaku bahwa program, kampanye, dan fitur Shopee sangat berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis Demibumi.

"Kampanye tanggal kembar serta fitur voucher toko dan chat broadcast merupakan strategi andalan kami dalam mempromosikan suatu produk. Bahkan lebih dari 40% pemasukan kami saat ini berasal dari Shopee," tambahnya.

Memberdayakan Masyarakat untuk Lingkungan yang Lebih Baik

Apa yang dilakukan oleh Demibumi tak hanya memberikan dampak positif pada lingkungan, namun juga memberdayakan dan memberikan lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan.

"Edukasi kami tak berhenti melalui produk-produk yang kami produksi, tapi juga kami sisipkan melalui pemberdayaan komunitas," kata Jessica.

ShopeeFoto: dok. Shopee

Saat ini, Demibumi dapat membuka lapangan pekerjaan bagi berbagai komunitas di Depok, Tangerang, dan Bandung, termasuk para tunawisma. Selain membantu produksi, anggota komunitas tersebut juga diedukasi tentang cara pengelolaan sampah.

"Selain mendapatkan penghasilan, mereka juga dibekali juga dengan edukasi tentang pengelolaan sampah. Harapannya mereka bisa mengimplementasikan untuk dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya," jelas Jessica.

Sementara itu, Epi Santoso, salah satu mitra pengrajin Demibumi mendapatkan banyak edukasi tentang mengelola sampah dan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.

"Sejak menjadi mitra jahit di Demibumi, saya senang dapat belajar cara mengelola sampah, dan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan di rumah tangga saya. Sekarang, saya juga aktif mengajarkan cara mengelola sampah ke tetangga dan teman-teman saya," ujar Epi.

Jessica menuturkan adanya platform Shopee dapat memberikan manfaat bagi para UMKM tertutama dalam memasarkan produk-produknya.

"Adanya platform Shopee tentu membantu kami, para UMKM untuk semakin maju dan bisa memasarkan produk ramah lingkungan ke masyarakat yang lebih luas. Bersama Shopee, usaha kami mampu bertaham, lebih relevan, dan juga bisa terus memberikan dampak positif yang lebih luas lagi bagi lingkungan dan juga masyarakat sekitar," tutup Jessica.



Simak Video "Shopee Mulai Berlakukan Biaya Layanan untuk Transaksinya"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT