Gaya Hidup Elon Musk: Gila Kerja, Super Sibuk, Sampai Anti Libur

ADVERTISEMENT

Gaya Hidup Elon Musk: Gila Kerja, Super Sibuk, Sampai Anti Libur

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 08 Agu 2022 18:13 WIB
Twitter Menggugat Elon Musk, Menuntutnya Bertanggung Jawab Menyelesaikan Perjanjian Akuisisi
Gaya Kerja Elon Musk yang Super Sibuk Sampai Anti Libur Foto: ABC Australia
Jakarta -

Sebagai pemimpin dua perusahaan raksasa, Elon Musk tentu punya jadwal kerja yang selalu padat. Bahkan saking sibuknya, Musk sampai anti liburan.

Tidak hanya menjadi CEO SpaceX dan Tesla, Musk juga mengurusi Neuralink dan Boring Company. Di luar pekerjaannya, ia juga disibukkan dengan gugatan hukum dari Twitter, menjadi ayah untuk sembilan anak, dan masih sempat mengunggah cuitan dan meme di Twitter.

Sejak awal kariernya, etos kerja Musk memang sudah sangat ekstrem. Di perusahaan pertamanya, Zip2, Musk mengaku pernah menulis kode semalaman dan selalu bekerja tujuh hari seminggu. Dalam wawancara dengan podcast Recode Decode, Musk mengaku membutuhkan kerja 100 jam per minggu agar bisa sukses mendirikan startup-nya.

Meski sekarang sudah sukses dan bahkan menjadi orang terkaya di dunia, Musk masih tetap gila kerja. Musk mengaku hanya pernah liburan beberapa kali, dan setiap liburan ia pasti mengalami sesuatu yang tidak mengenakkan.

"Dalam 12 tahun terakhir, saya hanya pernah mengambil cuti seminggu dua kali," kata Musk dalam wawancara dengan stasiun televisi Denmark pada tahun 2015, seperti dikutip dari CNBC, Senin (8/8/2022).

"Pertama kalinya saya cuti seminggu, roket Orbital Sciences meledak dan roket Richard Branson (Virgin Galactic) meledak pada pekan yang sama. Kedua kalinya saya cuti seminggu, roket saya meledak. Pelajarannya di sini adalah, jangan ambil cuti seminggu," sambungnya.

Pengalaman buruk Musk dengan liburan bahkan sudah mulai sejak bertahun-tahun sebelumnya. Saat hendak pergi bulan madu dengan istri pertamanya Justine pada September 2000, Musk yang saat itu merupakan CEO X.com (yang kemudian berubah menjadi PayPal) mendapatkan berita buruk.

Saat Musk sedang berada di pesawat bersama Justine, eksekutif X.com yang tidak puas dengan kepemimpinannya memberikan surat tidak percaya kepada dewan direksi perusahaan. Musk pun lengser dari jabatan CEO dan digantikan oleh Peter Thiel.

Setelah bulan madu pertamanya gagal, Musk dan istrinya kembali merencanakan liburan dua minggu ke Brasil dan Afrika Selatan. Saat berada di Afrika Selatan, Musk menderita malaria parah dan hampir sekarat setelah dua rumah sakit salah mendiagnosanya.

"Itu pelajaran saya soal berlibur. Liburan akan membunuhmu," kata Musk menurut buku 'Elon Musk: Tesla, SpaceX, and the Quest for a Fantastic Future' karya Ashlee Vance.

Sejak dua liburannya yang berakhir dengan pengalaman buruk, Musk kabarnya sudah dua kali mengambil cuti dan berlibur, termasuk ke Chile dan Australia bersama mantan kekasihnya Amber Heard.



Simak Video "Elon Musk Beri Bocoran soal Kerja Sama SpaceX-Apple "
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT