Bukan Google, Gen Z Cari Info Pakai TikTok dan Instagram

ADVERTISEMENT

Bukan Google, Gen Z Cari Info Pakai TikTok dan Instagram

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 17 Jul 2022 17:57 WIB
Tyumen, Russia - January 21, 2020: TikTok and Facebook application  on screen Apple iPhone XR
Bukan Google, Gen Z Lebih Pilih Pakai TikTok dan Instagram untuk 'Googling' Foto: iStock
Jakarta -

TikTok dan Instagram kini tidak hanya populer digunakan sebagai media sosial. Bagi anak muda Gen Z, kedua aplikasi itu kini jadi tempat mereka melakukan penelusuran menggantikan Google.

Hampir 40% Gen Z lebih memilih menggunakan TikTok dan Instagram untuk mencari sesuatu ketimbang Google Search dan Maps. Informasi ini diungkap langsung oleh seorang petinggi Google yang mengutip data internal perusahaan.

"Dalam studi kami, hampir 40% anak muda, ketika mereka mencari tempat untuk makan siang, mereka tidak menggunakan Google Maps atau Search. Mereka menggunakan TikTok atau Instagram," kata Senior Vice President Google Prabhakar Raghavan, seperti dikutip dari TechCrunch, Minggu (17/7/2022).

Raghavan mengatakan pengguna internet baru memiliki pola pikir yang berbeda dibandingkan pengguna internet yang sudah veteran. Pengguna yang masih berusia muda ini tidak mencari sesuatu menggunakan kata kunci, tapi mencari konten dengan cara yang lebih imersif.

Google mengonfirmasi komentar Raghavan tersebut dan mengatakan data itu diambil dari survei internal yang melibatkan pengguna internet di Amerika Serikat berusia 18-24 tahun. Data ini belum tersedia secara publik, tapi mungkin akan dimasukkan ke situs kompetisi Google.

Temuan ini bisa menjadi masalah bagi Google. Pengguna internet yang berusia muda mungkin masih akan menggunakan Maps untuk navigasi, tapi Google tidak lagi menjadi destinasi pertama mereka untuk mencari sesuatu.

Google sudah menghabiskan bertahun-tahun untuk memperbarui algoritma rekomendasi untuk berbagai macam bisnis di Search dan Maps. Selain itu, mereka juga memperoleh cuan dari iklan yang dijual untuk beberapa pencarian di Search.

Meski terus dipepet pesaing, Google tidak akan tinggal diam. Perusahaan yang bermarkas di Mountain View ini sudah mengembangkan beberapa fitur yang membuat hasil pencarian di Maps jadi lebih kaya, seperti menggunakan augmented reality dan immersive views yang membuat tampilan peta jadi lebih realistis.

"Kami harus mengeluarkan ekspektasi yang benar-benar baru dan itu membutuhkan dasar-dasar teknologi yang benar-benar baru," kata Raghavan.



Simak Video "Bukan Google, Gen Z Gunakan TikTok dan Instagram Sebagai Alat Cari"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT