Platform Metaverse Buatan Anak Negeri Segera Dirilis, Bisa Apa Aja?

ADVERTISEMENT

Platform Metaverse Buatan Anak Negeri Segera Dirilis, Bisa Apa Aja?

Atta Kharisma - detikInet
Jumat, 08 Jul 2022 15:40 WIB
Social metaverse Jagat.
Foto: dok. Jagat
Jakarta -

Platform social metaverse dari Indonesia Jagat siap menghadirkan dunia virtual dan pengalaman interaksi sosial yang imersif. Perusahaan yang menaungi Jagat, PT Avatara Jagat Nusantara, menargetkan kaum muda sebagai sasaran utamanya. Perusahaan yang didirikan pada Desember 2021 ini akan segera meluncurkan versi alpha dari produk perdananya pada pertengahan tahun ini.

Sebagai informasi, metaverse merupakan konsep dunia virtual yang bersifat tanpa batas dan saling terhubung antara satu komunitas virtual dengan lainnya. Riset dari Populix pada Juni 2022 juga mencatat sebanyak 44% masyarakat Indonesia melihat metaverse sebagai ekstensi platform sosial media yang menyediakan berbagai cara baru berkomunikasi secara bebas.

Co-Founder Jagat Barry Beagen menilai metaverse dan Web3 akan menjadi masa depan internet dan interaksi sosial di Indonesia. Untuk itu, Jagat sebagai perpanjangan media sosial akan menjadi wadah tempat berkreasi dan hangout favorit bagi masyarakat Indonesia.

"Sebagai negara dengan masyarakat yang aktif bersosial media dan memiliki rasa gotong royong yang tinggi, kami melihat metaverse dan Web3 menjadi masa depan internet dan interaksi sosial di Indonesia saat ini. Sebagai perpanjangan media sosial, Jagat fokus untuk menjadi tempat berkreasi dan hangout favorit bagi masyarakat Indonesia, khususnya kaum muda produktif dan digital savvy untuk mengerahkan potensi mereka," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (8/7/2022).

Ia menambahkan melalui ekosistem kreator baru Jagat, semua orang dapat berkarya, terhubung dengan teman hingga memperoleh manfaat ekonomi dari hal tersebut.

"Tentu saja tidak ada yang dapat menggantikan interaksi dunia nyata, namun dengan kemampuan avatar berbasis video 3D, kami dapat meningkatkan empati antar orang selama bekerja dan berinteraksi secara remote, sangat cocok untuk diterapkan di Indonesia sebagai negara kepulauan yang secara geografis sangat luas. Di dalam ekosistem kreator baru Jagat, semua orang dapat menciptakan dunia baru, memiliki karya mereka sendiri, terhubung dengan teman, dan menghasilkan manfaat ekonomi dari hal tersebut," terang Barry.

Jagat akan tersedia baik di web maupun aplikasi mobile tanpa membutuhkan dukungan perangkat keras tambahan seperti Virtual Reality (VR) atau Augmented Reality (AR). Sebagai platform berbasis user-generated-content (UGC), Jagat juga memungkinkan pengguna untuk merancang dan bahkan menggunakan berbagai aplikasi dalam platform untuk berinteraksi dengan teman baru, rekan kerja, hingga fans mereka.

Selain itu, baik masyarakat maupun brand nantinya dapat membuat avatar dan aset digital seperti fesyen, furnitur dan aksesoris lain dalam bentuk Non Fungible Token (NFT) secara gratis dan mudah, tanpa perlu memiliki pengetahuan teknis atau tentang cryptocurrency sekalipun.

"Untuk pertama kali kami mendorong konsep hybrid atau keterkaitan secara nyata antara metaverse dengan pembangunan fisik pada kota tinggal yang menjadi partner kami nanti. Dalam membangun platform bersama layaknya kota digital, kami mendorong nilai strategis dari metaverse ini dalam hal kepemilikan ekonomi dan sosial yang nyata," tambah Barry.

Klik Selanjutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT