Pendiri Google Bak Menghilang Ditelan Bumi

ADVERTISEMENT

Pendiri Google Bak Menghilang Ditelan Bumi

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 07 Jul 2022 12:05 WIB
MOUNTAIN VIEW, CA - DECEMBER 12: (L-R) Larry Page and Lucy Southworth attend the 2014 Breakthrough Prize Inaugural Ceremony for Awards in Fundamental Physics and Life Sciences at NASA Ames Research Center on December 12, 2013 in Mountain View, California. (Photo by Steve Jennings/Getty Images for MerchantCantos)
Pendiri Google Larry Page dan istrinya. Foto: Steve Jennings/Getty Images
Jakarta -

Google didirikan oleh Larry Page dan sahabatnya, Sergey Brin. Larry Page sempat lama menjadi CEO, namun setelah lengser digantikan Sundar Pichai, sang pendiri Google benar-benar tidak pernah menampakkan diri dan seperti tak ingin diganggu siapa pun.

Padahal dulu, ia cukup sering tampil di depan publik. Berikut beberapa bukti dia bak menghilang ditelan Bumi, seperti dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Kamis (7/7/2022):

1. Tak Pernah Lagi Tampil di Publik

Pada tahun 2015, Page lengser dari posisi CEO Google dan menunjuk Sundar Pichai. Kemudian Page memimpin Alphabet, induk Google dan perusahaan lain yang bernaung di bawahnya. Jabatan di Alphabet itu lalu dilepasnya dan sejak itulah, Page seakan menghilang. Terakhir kali, dia muncul di Gedung Putih bersama beberapa petinggi raksasa teknologi tahun 2016, atas undangan Donald Trump.

Lulusan Stanford ini dari dulu, bahkan ketika masih menjabat pucuk pimpinan Gooogle, memang tak suka disorot dan hanya sedikit sekali mau melakukan wawancara. Terlebih setelah kemudian dia diketahui menderita penyakit yang mempengaruhi suaranya.

"Kalian tak pernah melihat Larry Page. Brin seenggaknya masih ada di dunia ini, saya kemudian menjumpainya di sebuah restoran di San Francisco, tapi Page itu seperti hantu," sebut jurnalis The Verge, Casey Newton. Sampai saat ini, Page tak pernah lagi muncul di media atau di tempat umum.

2. Menyepi di Fiji dan Selandia Baru

Page dan istrinya, Lucinda Southworth, kabarnya sekitar setahun menyepi di Fiji, sebagian besar dihabiskan di pulau Tavarua, pulau berbentuk hati yang terletak di sebelah barat pulau utama Fiji. Bahkan ada laporan dia telah membeli salah satu pulau di sana.

Pulau di Fiji itu mungkin tempat yang sempurna karena jauh dari keramaian. Pemerintah Fiji memang melarang wisatawan masuk, namun tak berlaku bagi kalangan berduit. "Pemerintah Fiji kampanye menyambut mereka yang punya banyak duit," tulis seorang pelayar, Lorenzo Cipriani yang mengaku melihat Larry Page.

Setelah diketahui berada di Fiji selama pandemi, ia diketahui juga memasuki wilayah Selandia Baru, dan mendapat izin tinggal di negara tersebut, bahkan kabarnya telah menjadi warga negara sana. Page memasuki Selandia Baru pada pertengahan Januari 2021, setelah anaknya membutuhkan perawatan medis darurat.

3. Rumah Larry Page Misterius

Rumah mewah milik Larry Page di Old Palo Alto, California, AS dilaporkan pernah terbakar pada September tahun silam. Menariknya, Warga sekitar curiga rumah mewah itu diam-diam dijadikan kantor rahasia.

Salah satu tetangga Page, Diane Christiansen mengatakan Page memiliki sejumlah rumah di kawasan tersebut dan sangat menjaga privasinya. Ia mengatakan rumah-rumah milik Page tersebut ada yang dihuni oleh anggota keluarganya dan ada yang disewakan.

Kompleks properti Page di Old Palo Alto jadi sorotan masyarakat sekitar. Saat membeli beberapa rumah di situ, Page berencana renovasi besar-besaran termasuk menggali lubang besar bawah tanah. Warga khawatir proyek itu mempengaruhi pasokan air bawah tanah, dan menimbulkan spekulasi Larry Page membangun bunker.



Simak Video "Elon Musk Jengkel Gegara Terus Dijadikan Bahan Gosip"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT