Google Sampai Microsoft Pastikan Biayai Perjalanan Aborsi Pegawai

ADVERTISEMENT

Google Sampai Microsoft Pastikan Biayai Perjalanan Aborsi Pegawai

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 27 Jun 2022 08:05 WIB
Aborsi di AS: Bocoran dokumen Mahkamah Agung ungkap akan diakhirinya putusan penting hak menggugurkan kandungan
Pro kontra pembatasan aborsi di AS. Foto: BBC World
California -

Kalangan konservatif di Amerika Serikat dan Partai Republik bersorak setelah Mahkamah Agung memutuskan untuk membatalkan aturan yang melegalkan aborsi. Para perusahaan teknologi pun ramai angkat bicara.

Seperti diberitakan, Mahkamah Agung, dalam keputusan 6-3 yang didukung oleh mayoritas konservatif, menegakkan undang-undang Mississippi yang didukung Partai Republik yang melarang aborsi setelah 15 minggu.

Kebanyakan perusahaan teknologi adalah Pendukung Partai Demokrat dan dikenal liberal. Mereka pun memastikan akan membiayai jika pegawainya ingin aborsi, tapi tidak bisa melakukan di negara bagiannya yang melakukan pembatasan menyusul keputusan MA itu. Mereka bisa melakukannya di negara bagian yang melegalkannya.

"Kami berniat untuk menawarkan penggantian biaya perjalanan, sampai batas yang diizinkan hukum, untuk karyawan yang memerlukan perawatan kesehatan dan layanan reproduksi di luar negara bagian," kata juru bicara Meta, Andy Stone.

Pernyataan serupa dikeluarkan oleh Microsoft yang akan menebus biaya perjalanan ke manapun. "Microsoft akan terus melakukan segaal hal yang kami bisa di bawah hukum untuk mendukung karyawan kami dalam mengakses perawatan kesehatan penting," sebut Microsoft.

Google bahkan akan mengizinkan karyawan jika mereka ingin pindah negara bagian tanpa harus memberikan penjelasan mengenai alasannya.

"Ini adalah perubahan yang besar yang berimbas secara mendalam bagi banyak dari kita, terutama wanita. Karyawan Google bisa mendaftar untuk relokasi tanpa justifikasi," tulis Chief People Officer Google, Fiona Cicconi.

Raksasa teknologi lain seperti Apple dan Netflix juga menyatakan hal yang sama. Setelah keputusan MA, memang beberapa negara bagian AS bergerak cepat akan umumkan larangan aborsi.

"Missouri baru saja menjadi yang pertama di negara ini yang secara efektif mengakhiri aborsi," kata Jaksa Agung negara bagian Missouri, Eric Schmitt di Twitter. "Ini adalah hari yang monumental untuk kesucian hidup."



Simak Video "Vokalis Green Day Ancam AS soal Pencabutan Hak Aborsi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT