Catat! Ini Tips Ampuh Tingkatkan Penjualan di Lazada

Catat! Ini Tips Ampuh Tingkatkan Penjualan di Lazada

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 15 Jun 2022 17:29 WIB
Asiknya Kerja di Lazada Indonesia, Ada Perosotan dan Cemilan Gratis
Catat! Ini Tips Ampuh Tingkatkan Penjualan di Lazada (Foto: Panji Sapturo/detikINET)
Jakarta -

Ternyata ada cara efektif untuk meningkatkan penjualan di Lazada. Salah satunya, yakni dengan memanfaatkan kanal LazLive untuk melakukan live streaming.

Seperti yang diungkapkan oleh Poeti Fatima, General Manager Business UniPin, bahwa mereka berhasil mencatat nilai fantastis pada ulang tahun Lazada Maret lalu. Di mana peningkatan penjulannya lebih dari 50%, dengan menjadikan live streaming sebagai salah satu upaya promosi.

Hanya saja, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Agar tidak salah kaprah memberdayakan LazLive, sebagai cara meraih hati konsumen, dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (15/6/2022).

Tips Live Streaming di Lazada

1. Kenali Target Pasar

Poeti mengatakan, bahwa penjual harus mengetahui dan mengenali karakter dari penonton atau target konsumen. Supaya pihak penjual bisa mengemasnya menjadi konten menarik.

Tetapi tetap relevan dengan audiens dan produk yang ditawarkan. Untuk mengetahuinya, bisa menggunakan data dan insight di dashboard khusus penjual di Seller Center.

Ia menambahkan, karena target konsumen UniPin ialah gamer, maka salah satu yang dilakukan dengan mengundang influencer gaming. Kemudian membahas tips atau semacamnya, dan di tengah-tengah memasukkan tautan beragam produk.

2. Pilih Waktu Terbaik untuk LazLive

Hal yang harus diperhatikan berikutnya tentu saja waktu siaran langsung. Karena ini sangat penting dilakukan, agar sesuai dengan konsumen.

Poeti membeberkan contoh berbagai waktu terbaik, seperti saat tanggal gajian, saat mega-campaign, weekend hingga jam pulang kerja. Nah bila masih belum mendapatkan waktu terbaiknya, bisa cek di dashboard Seller Center.

3. LazLive Jadi Momen Branding Bukan Jualan Produk

Menurutnya, LazLive juga bisa dijadikan untuk melakukan branding, tak hanya berjualan produk. Sebenarnya, Poeti mengetahui betul banyak penjual yang tidak mau menggunakan platform live streaming untuk berjualan, karena profit margin kecil.

Menurutnya, memiliki mindset sekedar meraih laba sebesar-besarnya saat live streaming, memang tidak salah. Karena sesungguhnya, di sini juga bisa mengarah kepada hal lain.

Jadi penjual tidak harus mengejar keuntungan penjualan, tapi juga bisa memperoleh return of investment yang jelas. Dengan menganggap live streaming sebagai platform branding, agar bisa lebih dekat dengan konsumen.

4. Strategi Fear of Missing Out (FOMO)

Untuk mendorong penonton bertransaksi saat siaran langsung, Poeti memaparkan bahwa mereka menggunakan strategi FOMO. Dengan memberikan diskon sangat besar mencapai 50%.

Itu merupakan siasat, untuk menciptakan urgensi bagi konsumen, supaya tidak melewatkan diskon besar tersebut. Biasanya UniPin memberikan batas waktu, mulai dari 15 - 30 menit.

Sehingga, secara tidak langsung, hal ini akan mempengaruhi cara berpikir penonton. Lalu mereka segera membeli produk yang ditawarkan.

5. Tingkatkan Product Knowledge

Terakhir, Poeti mengungkapkan bahwa menjelaskan soal product knowledge, juga menjadi sangat penting. Agar proses live streaming bisa menjadi alat pemasaran yang efektif.

Dalam beberapa menit, penjual dapat menarik perhatian penonton, dengan membagikan informasi menarik dan menghibur mengenai brand dan produk. Lalu memberikan sebuah pengalaman 'langsung' bagi mereka, seperti layaknya kegiatan dalam sebuah toko fisik.



Simak Video "After Class by Lazada Foundation: Unlocking Potensials of Indonesia Muslim Marketplace (Eps 04 - Presentation)"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)