Donald Trump Tak Akan Balik ke Twitter Meski Diizinkan Elon Musk

Donald Trump Tak Akan Balik ke Twitter Meski Diizinkan Elon Musk

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 26 Apr 2022 12:16 WIB
Kembali Muncul di Publik, Donald Trump Sesumbar Akan Menangi Pilpres 2024
Donald Trump Tak Akan Kembali ke Twitter Meski Diizinkan Elon Musk Foto: DW (News)
Jakarta -

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku tidak akan kembali ke Twitter meskipun akunnya dikembalikan dan pencekalannya dicabut. Komentar Trump ini datang tidak lama setelah Elon Musk resmi membeli Twitter senilai Rp 635 triliun.

Pertanyaan tentang apakah Trump akan diizinkan kembali ke Twitter muncul setelah Musk mengumumkan keinginannya untuk membeli perusahaan media sosial tersebut dan menjadikannya platform untuk kebebasan berbicara. Musk juga mengatakan ia tidak setuju dengan pencekalan permanen dan memilih penangguhan sementara.

Setelah Musk resmi membeli Twitter, spekulasi soal kembalinya Trump ke platform media sosial favoritnya kembali muncul. Tapi sepertinya ia tidak tertarik dan mengatakan akan bergabung dengan media sosial buatannya bernama Truth Social.

"Saya tidak akan ke Twitter, saya akan tetap di Truth," kata Trump kepada Fox News, seperti dikutip dari TechCrunch, Selasa (26/4/2022).

"Saya harap Elon membeli Twitter karena dia akan membawa perbaikan dan dia adalah orang yang baik, tapi saya akan bertahan di Truth. Intinya adalah, saya tidak akan kembali ke Twitter," sambungnya.

Twitter mencekal Trump secara permanen pada Januari 2021 setelah pendukungnya menyerang Gedung Capitol AS untuk memprotes hasil pilpres AS 2020.

Twitter mengatakan mereka mengambil keputusan tersebut setelah kerusuhan 6 Januari karena khawatir akan ada hasutan kekerasan lebih jauh. Saat itu Trump memiliki lebih dari 80 juta followers di Twitter.

Sejak dicekal oleh Twitter, Trump mendirikan media sosialnya sendiri bernama Truth Social yang diluncurkan pada Februari lalu. Tapi proses peluncurannya dilanda berbagai masalah, dan Trump sampai saat ini baru mengunggah satu postingan di Truth Social.

Sedangkan untuk Twitter sendiri, Musk mengatakan kebebasan berbicara akan menjadi kunci bagi masa depan Twitter. Transaksi yang disetujui dengan suara bulat oleh dewan direksi Twitter itu kemungkinan akan selesai tahun ini setelah persetujuan pemegang saham dan urusan dengan regulator.



Simak Video "Elon Musk Tunda Kesepakatan Beli Twitter, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)