5 Tips Menghindari Penipuan Saat Belanja Online

5 Tips Menghindari Penipuan Saat Belanja Online

Inkana Izatifiqa R Putri - detikInet
Sabtu, 23 Apr 2022 09:03 WIB
Ilustrasi belanja online
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Saat bulan Ramadan atau menjelang Lebaran kebutuhan tiba-tiba menjadi bertambah. Namun, di era digital saat ini belanja menjadi lebih praktis karena dapat dilakukan secara online.

Selain praktis karena dapat berbelanja melalui smartphone, kini masyarakat juga bisa memanfaatkan beragam metode pembayaran, mulai dari transfer bank, COD, hingga cicilan kredit online.

Namun, di balik semua kepraktisan yang diberikan saat belanja online, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Sebab, modus-modus penipuan kini makin banyak berkembang dan beragam. Bahkan, modus penipuan ini juga bisa dialami meski berbelanja melalui e-commerce sekalipun.

Nah, supaya Anda tidak menjadi korban penipuan saat belanja online, beberapa tips berikut bisa dijadikan panduan saat belanja.

1. Jangan Tergiur Harga Murah

Memang, barang yang murah seringkali menggiurkan. Namun, jangan sampai terkena tipu daya dengan harga murah. Bahkan, Anda seharusnya curiga jika barang tersebut memiliki harga yang jauh lebih murah daripada harga di pasaran. Pasalnya, jika sudah terlampau murah, bisa jadi itu adalah modus penipuan.

Misalnya, ada penjual yang menawarkan iPhone 13 dengan harga Rp5 juta saja. Dalam hal ini, Anda harus berpikir panjang, dan sebaiknya jangan langsung membeli barang tersebut. Bisa jadi iPhone tersebut merupakan produk black market, atau iPhone palsu. Modus-modus seperti inilah yang harus diantisipasi. Bila melihat harga barang baru dengan sangat murah, lebih baik jangan mudah percaya, dan cari ke toko yang lebih terpercaya.

2. Selalu Baca Ulasan dari Pembeli

Saat belanja di e-commerce, Anda tentu akan menemukan berbagai ulasan dari para pembeli. Nah, ulasan-ulasan inilah yang bisa dijadikan acuan, apakah barang tersebut sesuai dengan yang diharapkan atau tidak. Bukan hanya barang saja, Anda juga bisa melihat pelayanan yang diberikan penjual melalui ulasan yang diberikan. Jadi, jangan anggap sepele ulasan dari pembeli. Sebab, pembeli biasanya memberikan review jujur yang bisa dijadikan sebagai parameter untuk menilai toko atau produk dari pembeli sebelumnya.

3. Selalu Simpan Bukti Transaksi

Jika belanja melalui website sebuah brand, e-commerce, atau bahkan belanja online langsung ke WhatsApp penjual, pastikan untuk simpan bukti transaksi. Sebab, meskipun berbelanja di e-commerce, masih ada kemungkinan bug yang menyebabkan Anda sudah bayar, tetapi belum di-update di halaman pembelian.

Apalagi jika Anda belanja online langsung ke WhatsApp atau Instagram penjual. Jika terjadi sesuatu seperti penipuan online maka bukti transfer bisa menjadi bukti konkret untuk melaporkan penipuan online dari toko fiktif tersebut.

4. Cek Identitas Penjual

Memeriksa identitas penjual juga jadi hal penting untuk dilakukan sebelum berbelanja. Setiap kali berbelanja online, selalu periksa situs web dan detail kontak untuk memverifikasi apakah akun penjual memang benar-benar ada dan terpercaya.

Apabila Anda berbelanja melalui sosial media, cobalah untuk cek komen atau tag foto di profile toko tersebut. Apabila ada orang yang pernah tag akun tersebut menggunakan barang yang dijual, Anda bisa melihat review mereka.

Selain itu, cek juga kolom komen, apakah ada yang komplain atau tidak. Jika kolom komen ditiadakan, Anda patut curiga. Sebab, ini bisa jadi salah satu cara penipu agar modusnya tidak terlihat di profile media sosialnya.

5. Perhatikan Metode Pembayaran

Jika Anda berbelanja di e-commerce, hindari pembayaran transfer langsung ke rekening bank penjual dengan alasan apapun. Pasalnya, jika terjadi penipuan, hal Ini sudah tidak bisa diselamatkan. Bahkan, untuk pelaporannya pun cukup rumit. Lebih baik, Anda cek dahulu di awal dan mempertimbangkan dengan teliti daripada harus repot mengurus saat uang sudah raib dan melayang.

Agar lebih aman, Anda bisa bertransaksi langsung melalui metode pembayaran yang tersedia di e-commerce. Apalagi sekarang e-commerce sudah memiliki metode pembayaran cicilan kredit online. Salah satu fintech yang memberikan layanan ini adalah Kredivo, yang sudah terpercaya dan terdaftar, serta diawasi oleh OJK sejak tahun 2018.

Cicilan kredit online dari Kredivo bisa Anda gunakan di Tokopedia, Lazada, Bukalapak, BliBli, JD.ID, IKEA, Erafone, iBox, dan ribuan merchant online dan offline lainnya. Jika Anda sudah mendaftar, serta upgrade ke akun Premium Kredivo, maka Anda bisa menikmati layanan bunga 0% untuk paylater dalam 30 hari, serta tenor 3 bulan.

Selain itu, Anda bisa melakukan cicilan kredit online dengan tenor yang lebih panjang, yaitu 6 bulan, dan 12 bulan, dengan bunga yang sangat ringan, hanya 2,6% per bulan.



Simak Video "Jumlah Pengguna Online Grocery Tumbuh Positif, Ini Faktor Penyebabnya"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)