Ternak Belut Pakai Data Center, Kok Bisa?

Ternak Belut Pakai Data Center, Kok Bisa?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Senin, 11 Apr 2022 17:18 WIB
Belut taman di Sumida Aquarium Tokyo
Ilustrasi belut. Foto: Sumida Aquarium/Facebook
Jakarta -

Sebuah perusahaan baru di Hokkaido, Jepang, berencana untuk beternak belut pada 2023 menggunakan data center.

Tepatnya, mereka menggunakan air yang dihangatkan menggunakan data center yang saat ini tengah dibangun. Tak cuma itu, data center itu juga akan didinginkan menggunakan salju yang dikumpulkan dari jalanan kota tersebut.

White Data Center (WDC) diluncurkan pada April 2021 lalu, namun sampai saat ini masih berada dalam tahap pembangunan. Jadi untuk sementara, perusahaan tengah mencari usaha sampingan untuk memanfaatkan buangan udara panas dari data center tersebut.

Ada beberapa ternak yang sempat dipertimbangkan. Seperti Abalone (semacam kerang), bulu babi, dan lain sebagainya. Namun pada akhirnya, belut yang jadi pilihan terbaik karena harganya yang tinggi, sekitar USD 100 per kg.

WDC pun sempat mencoba menanam tomat cherry, bayam mustard Jepang, sampai ke jamur kuping. Sama seperti belut, jamur ini punya siklus tanam yang pendek. Membuatnya menjadi investasi yang cocok.

Pada 25 Februari lalu, WDC memulai ternak belut dengan melepas benih belut sebanyak 1.700 ekor. Mereka akan memamerkan kalau belut itu akan menjadi belut pertama yang dikembangbiakkan di Hokkaido.

Normalnya, belut membutuhkan suhu udara yang lebih hangat dibanding suhu udara normal di Hokkaido, namun WDC yakin suhu yang dihasilkan data centernya bisa menjaga kolam belut itu di suhu 33 derajat celcius.

[Gambas:Youtube]

Sebelumnya WDC juga sudah mulai mengembangbiakkan 6.000 belut sejak November lalu menggunakan salju yang dicairkan. Mereka bekerja sama dengan kota Bibai untuk melakukan hal ini.

Bibai adalah kota yang sering dilanda badai salju, dan WDC menggunakan salju yang dikumpulkan dari jalanan kota tersebut untuk mendinginkan data center. Kemudian salju yang sudah mencair akan ditambahkan ke kolam untuk beternak belut.

WDC meyakini kalau lelehan salju itu bisa meningkatkan kualitas belut yang mereka ternak, baik dari segi rasa maupun ukuran, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Senin (11/4/2022).



Simak Video "Desa Wai, Sensasi Menangkap Belut Raksasa Keramat Khas Maluku, Ambon"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)